PERISTIWA
Kemeterian Kehutanan Dorong Langkah Cepat Cegah Dampak Karhutla pada Satwa
Kementerian Kehutanan perkuat langkah cepat penyelamatan satwa untuk cegah dampak Karhutla. Langkah ini mencakup peningkatan patroli dan pemadaman api.
PANTAU24.com – Menteri Kehutanan Raja Antoni memperkuat gerak cepat dalam penyelamatan satwa liar untuk mencegah meluasnya dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap satwa seperti orangutan dan lainnya. Upaya ini dijalankan bersamaan dengan penanggulangan karhutla melalui pemadaman api.
Menhut Raja Antoni mengungkapkan bahwa dampak dari karhutla tidak hanya dirasakan oleh manusia, tetapi juga satwa liar yang tidak mampu menyampaikan kondisi mereka. “Jadi sebenarnya sudah banyak kerja yang dilakukan antara Kementerian Kehutanan melalui BKSDA Kalimantan Barat, Pak Kepala Dinas juga, dengan mitra-mitra ya, termasuk YIARI. Kerja sama selama ini berjalan dengan baik, namun dalam konteks karhutla ini, kita kerja samanya lebih diperkuat lagi,” ujarnya setelah mengunjungi Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI), Rabu (9/9).
Kementerian Kehutanan bersama instansi terkait dan mitra konservasi memperkuat langkah-langkah konkret dengan meningkatkan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. Kendaraan patroli akan lebih sering digunakan, sementara masyarakat diminta segera melaporkan melalui call center jika menemukan orangutan keluar dari hutan atau masuk ke wilayah permukiman. “Kecepatan melaporkan dan kecepatan untuk me-rescue ini sangat penting,” tegas Menhut.
Dukungan kepada mitra juga diperkuat dengan menyediakan kebutuhan operasional, termasuk pompa air, pipa, dan peralatan medis seperti tabung oksigen dan nebulizer. Kemenhut juga mempertimbangkan untuk mengirim dokter hewan dari area lain yang tidak terdampak jika diperlukan tambahan tenaga medis.
Satwa yang berhasil diselamatkan akan diperiksa kesehatannya sebelum dilepas ke habitat yang lebih aman dari karhutla, guna mempertahankan perilaku liar mereka. Kementerian Kehutanan menyediakan jalur pelaporan darurat penyelamatan satwa liar melalui call center 24 jam serta peningkatan patroli.
Diolah dari laporan Media Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login