PERISTIWA
Komisi IV DPR: Pasokan Beras Nasional Terjamin
Komisi IV DPR pastikan pasokan beras nasional aman setelah tinjauan ke Pasar Induk Cipinang. Stok terjamin, harga terkendali.
PANTAU24.com – Komisi IV DPR RI memastikan bahwa pasokan beras nasional saat ini dalam kondisi aman. Hal ini dipastikan setelah melakukan peninjauan langsung ke Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) di Jakarta. Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi (Titiek Soeharto), mengungkapkan bahwa pasokan beras dari Jawa Barat hingga Jawa Tengah tersedia melimpah, dan harga di pasar cukup terkendali.
“Kami hadir di sini untuk memastikan stok beras cukup, ada, aman, dan harganya juga stabil serta terjaga untuk masyarakat,” ujar Titiek dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/10/2026).
Distribusi yang lancar dari produsen ke konsumen disebut sebagai kunci dalam memenuhi kebutuhan pangan. Stabilitas pasokan ini seiring dengan peningkatan produksi padi nasional. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan produksi gabah kering giling hingga Agustus 2026 mencapai 43,89 juta ton, dengan produksi beras untuk konsumsi sebesar 25,29 juta ton.
Penguatan kemandirian dalam pemenuhan kebutuhan pokok tanpa impor diapresiasi, “Yang penting kita ini tidak impor lagi. Semuanya sudah diproduksi dalam negeri,” tambah Titiek, berharap tren positif ini berdampak pada kemakmuran petani. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menambahkan bahwa terjaganya produktivitas adalah buah dari intervensi berkelanjutan pemerintah, “Kami turun, pasang pompa-pompa, kita tidak boleh menyerah,” tegas Amran.
Kepala Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan bahwa stok beras di PIBC memadai, berkat kerja sama pemerintah dan swasta. Bulog menyediakan beras premium hingga 507 ton per hari, dan 90 persen sisanya disuplai swasta, sementara program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) hingga 4.000 ton per hari menjaga cadangan nasional agar stabil pada 4,8 juta ton.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login