Api karhutla di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru merembet hingga ke Jalan Raya Malang-Lumajang.
Pemkot Tangerang mengimbau warga bijak gunakan air akibat penurunan debit Sungai Cisadane hingga 40 cm.
Patroli udara intensif di IKN temukan titik api baru karhutla. Sinergi lintas instansi ditingkatkan.
Kemarau ekstrem di Kalimantan menyebabkan Sungai Mahakam, Barito, dan Kapuas mengering hingga menyerupai hamparan gurun pasir.
Ratusan titik panas di Bangka Belitung pada 9 September 2026 mengindikasikan karhutla meluas, terutama di Bangka Tengah dan Bangka Selatan.
Kementerian Kehutanan perkuat langkah cepat penyelamatan satwa untuk cegah dampak Karhutla. Langkah ini mencakup peningkatan patroli dan pemadaman api.