PERISTIWA
KAI Tanggung Biaya Perawatan 2 Korban Insiden Eskalator Stasiun Duri
KAI Commuter menanggung biaya perawatan 2 pengguna eskalator yang cedera di Stasiun Duri akibat gangguan teknis.
PANTAU24.com – Dua dari 12 pengguna eskalator di Stasiun Duri, Jakarta Barat, yang mengalami insiden akibat gangguan eskalator, masih dalam perawatan di RS Duta Indah. PT KAI Commuter memastikan menanggung semua biaya pengobatan korban.
Insiden tersebut terjadi akibat masalah pada sistem penggerak eskalator, dan saat ini perbaikan sedang dilakukan secara intensif. Perusahaan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan mengimbau pengguna untuk tidak terburu-buru saat berpindah peron, kata Karina Amanda, VP Corporate Secretary KAI Commuter, dalam keterangan tertulis pada Minggu (4/10/2026).
Dari 12 pengguna yang terdampak, tujuh orang telah melanjutkan perjalanan. Sementara itu, lima lainnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tiga dari lima orang tersebut sudah pulang, dan dua orang lainnya masih dalam perawatan.
“Kami akan terus dampingi yang masih dalam perawatan sampai pulih dan kembali ke keluarga dengan kondisi baik,” ujar Karina. Dia juga menyebutkan bahwa koordinasi telah dilakukan dengan Jasa Raharja Putra (JRP) untuk menjamin pembiayaan pengobatan.
Pihak KAI Commuter, KAI, dan mitranya segera melakukan pengecekan terhadap eskalator pasca insiden. Setelah perbaikan usai, eskalator akan diuji kelayakan kembali sebelum digunakan untuk menjamin keselamatan. Selama proses ini, pengguna diminta menggunakan tangga manual, sementara pengguna prioritas dapat menggunakan lift yang tersedia.
Diolah dari laporan Liputan 6.


You must be logged in to post a comment Login