Connect with us

PERISTIWA

Burnham Serahkan Cetak Biru Rudal Jarak Jauh ke Zelensky di Kyiv

Perdana Menteri Inggris Andy Burnham menyerahkan cetak biru rudal jarak jauh kepada Ukraina dalam kunjungannya ke Kyiv.

Published

on

PANTAU24.com – Andy Burnham, Perdana Menteri Inggris, akan melakukan kunjungan resmi pertamanya ke luar negeri dengan mengunjungi Kyiv dan menyerahkan cetak biru agar Ukraina dapat membangun rudal jarak jauh sendiri. Kunjungan ini juga menandai rapat perdana “koalisi negara yang bersedia” yang sebelumnya dibentuk oleh Inggris dan Prancis di bawah mantan Perdana Menteri Sir Keir Starmer.

Burnham akan menerima penghargaan atas nama warga Inggris untuk pengakuan dukungan Inggris terhadap Ukraina dan berpartisipasi dalam acara kemerdekaan. Dalam upaya mendukung perang, pemerintahannya akan mengizinkan perusahaan pertahanan MBDA untuk membuka informasi rahasia tentang komponen Inggris untuk rudal jarak jauh Scalp, yang setara dengan Storm Shadow dari Inggris.

Perdana Menteri Burnham menegaskan dukungan Inggris terhadap Kyiv setelah serangan Rusia yang meningkat dalam beberapa minggu terakhir, termasuk serangan di pusat perbelanjaan yang menewaskan sedikitnya 16 orang. Dalam pernyataan menjelang kunjungannya, Burnham mengatakan: “Pada peringatan 35 tahun kemerdekaan Ukraina, rakyat Ukraina harus yakin: Inggris berdiri di belakang Anda hari ini dan selama yang dibutuhkan.”

Burnham menambahkan bahwa persahabatan antara Ukraina dan Inggris akan lebih tahan lama dibanding perang ilegal Rusia, “Rusia tidak boleh meragukan keteguhan kami. Kami tidak akan mundur hingga ada perdamaian yang adil dan langgeng.” Hal ini dikatakan menyusul peringatan dari Moskow tentang “akibat” atas penggunaan drone Inggris oleh Ukraina untuk meningkatkan serangan terhadap infrastruktur Rusia.

Kunjungan ini juga terjadi bersamaan dengan konfirmasi Rusia bahwa duta besar mereka untuk Inggris, Andrei Kelin, telah meninggalkan posnya di London dalam beberapa minggu terakhir. Kedutaan Rusia di Inggris menyatakan hal ini tidak mencerminkan niat untuk menurunkan hubungan diplomatik dengan Inggris.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan BBC News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.