Connect with us

PERISTIWA

Rosan Roeslani Jelaskan Proses Pengalihan Utang Kereta Cepat

Rosan Roeslani pastikan pengalihan utang Kereta Cepat Indonesia China ke Kementerian Keuangan tetap berjalan meski ada perubahan pejabat.

Published

on

PANTAU24.com – Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Rosan Roeslani, mengungkapkan bahwa proses pengalihan utang proyek Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) ke Kementerian Keuangan sedang berlangsung meski ada pergantian Menteri Keuangan. Rosan memastikan bahwa pengalihan tetap berjalan meski ada perubahan posisi penting di pemerintahan.

“Sudah berjalan, sedang berjalan, sedang berjalan, berjalan,” ujar Rosan yang juga menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi, saat ditemui di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (5/10/2026).

Sebelumnya, pelaksanaan pengalihan utang proyek kereta cepat yang dikenal dengan nama Whoosh ke Kementerian Keuangan sempat dipertanyakan setelah posisi Menteri Keuangan beralih dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara. Namun, Rosan mempertegas bahwa dia sudah berdialog dengan Suahasil dan menjamin program-program terkait akan tetap dilanjutkan.

“Kita sudah janji akan bertemu hari minggu ini, hari Kamis atau Jumat ini untuk menindaklanjuti beberapa hal yang tentunya berhubungan baik di Danantara maupun juga dan dengan Kementerian Investasi, sehingga beliau juga bergerak cepat. Jadi kita kita akan bertemu langsung dengan beliau,” kata Rosan.

Proses ini melibatkan pengambilalihan seluruh saham PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) yang memiliki 60% saham KCIC, sedangkan 40% sisanya dipegang oleh konsorsium perusahaan China sebagai pemodal utama proyek. Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan, Evita Manthovani, menyatakan bahwa pengalihan saham PSBI kepada pemerintah masih dalam tahap finalisasi.

“Pengalihan saham PT PSBI ke pemerintah melalui Kementerian Keuangan saat ini masih dalam proses finalisasi. Skema telah ditetapkan, telah dibahas secara detail,” kata Evita dalam konferensi pers APBN KITA di Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (18/9/2026).

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Finance.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.