PERISTIWA
Donald Trump Kritik Inggris atas Pembebasan 5 Terduga Teroris
Donald Trump kritik keputusan Inggris bebaskan lima terduga teroris yang diduga rencanakan serangan di RAF Fairford.
PANTAU24.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengkritik keputusan pemerintah Inggris yang membebaskan lima pria tersangka terorisme dengan jaminan pada Senin sore. Mereka diduga memiliki rencana serangan terhadap pangkalan udara RAF Fairford yang digunakan oleh militer AS.
Berbicara kepada wartawan di Oval Office, Trump menyatakan rasa terkejutnya dan mengatakan bahwa dia tidak akan mengambil langkah serupa jika berada dalam posisi yang sama. Trump mengindikasikan bahwa tindakan para tersangka ‘mungkin saja’ terkait dengan Iran, namun menolak memberikan rincian lebih lanjut. “Saya tahu jawabannya. Saya bisa sangat spesifik, tetapi saya lebih baik tidak mengatakannya,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepolisian Kontra-Terorisme Inggris menegaskan bahwa pembebasan kelima pria tersebut tidak berarti penyidikan telah dihentikan. Seluruh tersangka tetap diawasi ketat dan diikat dengan syarat pergerakan tertentu. Downing Street belum memberikan respon langsung atas pernyataan Trump, sementara publik diarahkan kepada pernyataan resmi dari kepolisian.
Penangkapan lima pria berusia 23 hingga 25 tahun, asal London, terjadi Minggu dini hari di dekat pangkalan Fairford, tempat jet pembom B-1 AS bersiap untuk menjalankan misi ke Iran. Kepala Kepolisian Kontra-Terorisme Inggris, Laurence Taylor, menyatakan penyelidikan dilakukan dari berbagai sudut termasuk dugaan keterlibatan agen asing.
Pada saat yang sama, Perdana Menteri Inggris Andy Burnham telah memimpin rapat komite darurat COBRA. Menteri Dalam Negeri Shabana Mahmood mengkonfirmasi bahwa meski lokasi kejadian sudah aman, garis polisi masih terpasang di sekitar tiga mobil van putih milik tersangka. Kejadian ini diperhatikan dengan serius oleh pihak pemerintah, sambil terus melakukan investigasi menyeluruh.
Diolah dari laporan Media Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login