PERISTIWA
Atlet Pencak Silat Semarang Meninggal Setelah Operasi Jari
Ayudiah Rivana Tridiandinita, atlet pencak silat Semarang, meninggal usai operasi jari setelah cedera di Porprov Jateng.
PANTAU24.com – Atlet pencak silat Kota Semarang, Ayudiah Rivana Tridiandinita (19), meninggal dunia setelah menjalani operasi jari. Kematian terjadi sehari setelah operasi dilakukan di Rumah Sakit Primaya, Semarang. Ayudiah mengalami cedera saat bertanding di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah melawan Kabupaten Batang pada Senin, 26 Oktober 2026.
Koordinator Pelatih Pencak Silat Porprov Kota Semarang, Nurfaqih, mengungkapkan bahwa cedera pada Ayudiah terjadi akibat tendangan lawan yang mengenai jari tengahnya. “Ternyata, ruas-ruas jari tengahnya mengalami cedera dan tulangnya bergeser. Ketika dirontgen, tidak ada patah. Hanya bergeser,” kata Nurfaqih.
Setelah cedera tersebut, Ayudiah dirujuk ke RS Primaya dan menjalani operasi pada Selasa, 27 Oktober. Operasi selesai tanpa masalah, dan keluarga diberi kabar bahwa kondisi Ayudiah baik. Namun, pagi harinya, Ayudiah ditemukan meninggal.
Direktur RS Primaya Semarang, dr Aditya Nugraha, menyatakan penyebab kematian belum bisa dipastikan. “Kami belum bisa memastikan (penyebab kematian) karena ini, karena itu. Mengingat penyebabnya itu ada beberapa faktor,” ujarnya. Ayudiah datang dengan kondisi cedera jari yang dikonsultasikan dengan dokter spesialis ortopedi sebelum operasi dilakukan.
Aditya menambahkan bahwa langkah-langkah sebelum, selama, dan setelah operasi telah mengikuti prosedur medis. Pihak rumah sakit masih mendalami kronologi kejadian ini untuk menelusuri lebih lanjut penyebabnya.
Diolah dari laporan Detik – Berita.


You must be logged in to post a comment Login