PERISTIWA
Lebih dari 3 Juta Warga RI Terkena Dampak Asap Karhutla
Lebih dari tiga juta warga Indonesia terkena dampak asap karhutla, dengan peningkatan kasus ISPA sebesar 78 persen.
PANTAU24.com – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) melaporkan bahwa lebih dari tiga juta warga di 37 kabupaten/kota terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Jutaan warga ini tersebar di tujuh provinsi, yaitu Jambi, Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes, Agus Jamaludin, mengungkapkan bahwa kabut asap karhutla telah memicu lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga meningkat 78 persen. Lonjakan kasus ini terlihat di berbagai wilayah, dengan Kalimantan Tengah mencatat peningkatan dari 402 menjadi 716 kasus hanya dalam sepekan.
Di Kalimantan Barat, terdapat lebih dari 151 ribu kasus ISPA yang tercatat sejak Januari 2026. Tren peningkatan serupa juga terjadi di Riau dan Kalimantan Selatan. Selain ISPA, warga di daerah terdampak juga mengalami asma dan iritasi akibat paparan asap. Meski demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai korban jiwa akibat kondisi ini.
“Sebagai upaya mitigasi kesehatan akibat karhutla, kami telah memobilisasi 314 tenaga kesehatan yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, dan epidemiolog,” ungkap Agus. Fokus penanganan terutama di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Juru bicara Kemenkes, Widyawati, menambahkan bahwa pihaknya meningkatkan kesiapan fasilitas kesehatan dengan membangun posko bencana asap yang meliputi puskesmas 24 jam. Posko kesehatan khusus penanganan ISPA juga didirikan. Widyawati menyatakan perlunya kesiapan rujukan dan rumah sakit serta memastikan ketersediaan logistik medis.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login