Connect with us

PERISTIWA

Polisi Dalami Dugaan Salah Tembak Saat Tawuran di Makassar

Polrestabes Makassar menyelidiki dugaan salah tembak saat tawuran, memeriksa SOP dan saksi usai Rafli tewas.

Published

on

PANTAU24.com – Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Makassar sedang menyelidiki tindakan anggotanya saat membubarkan tawuran antarwarga di Jalan Kandea III, Kecamatan Tallo, Makassar, Minggu (27/9) dini hari WITA. Pemeriksaan ini dilakukan setelah seorang remaja, Rafli Ramadhani alias Pingky (19), tewas akibat luka tembak. Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menyatakan pihaknya sedang mengumpulkan rekaman CCTV dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian.

“Nanti kami akan cari CCTV-nya, kami akan periksa saksi-saksi di lapangan. Apakah tindakan yang dilakukan oleh anggota ini sudah sesuai SOP atau belum,” kata Arya, seperti dilansir Antara, Minggu (27/9). Penyelidikan ini bertujuan untuk menilai secara transparan apakah prosedur pembubaran massa oleh petugas memenuhi standar operasional prosedur (SOP).

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar setelah mengalami luka tembak di punggung, namun nyawanya tidak terselamatkan. Bentrokan ini diperkirakan melibatkan lebih dari 100 orang dari dua kelompok. Armada kepolisian awalnya hanya terdiri dari lima personel yang melepaskan tembakan peringatan ke udara, namun situasi menjadi berbahaya ketika massa melakukan serangan balasan.

Kondisi di lapangan yang berbahaya membuat petugas terpaksa melepaskan tembakan lebih lanjut, dan hal ini sedang didalami lebih lanjut oleh kepolisian. Arya menegaskan bahwa penggunaan senjata api dibenarkan dalam situasi darurat jika terdapat ancaman nyata, tetapi harus sesuai dengan prosedur hukum.

Untuk mencegah konflik lanjutan, Polrestabes Makassar telah menambah personel di wilayah Tallo dan berkoordinasi dengan pengurus setempat untuk menjaga keamanan. Langkah ini diambil untuk menghindari eskalasi ketegangan pasca-kejadian tersebut.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.