Connect with us

PERISTIWA

Zulkifli Hasan Ungkap Strategi Tingkatkan Nilai Tukar Nelayan

Zulkifli Hasan memaparkan strategi untuk meningkatkan nilai tukar nelayan hingga mencapai 120 pada tahun depan.

Published

on

PANTAU24.com – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan strategi untuk meningkatkan nilai tukar nelayan yang saat ini masih rendah. Zulkifli menginginkan persoalan ini bisa diselesaikan paling lambat tahun depan, dengan target nilai tukar nelayan mencapai 120. Saat ini, nilai tukar nelayan berada pada angka 103 atau masuk dalam desil satu.

“Nelayan ini kenapa kita harus berdaulat? Tadi ya pangan itu harus berdaulat termasuk padi, termasuk ikan, termasuk jagung. Kenapa sih? Karena kedaulatan itu kehormatan. Kehormatan siapa? Kehormatan keluarga kita. Petani, peternak, nelayan itu seratus enam puluh juta,” ujar Zulhas di Lampung Financial Festival, Sabtu (5/9/2026). Dia menekankan pentingnya kedaulatan pangan untuk kehormatan bangsa.

Dalam konteks kesejahteraan nelayan, Zulhas menyatakan bahwa nelayan yang berada di desil satu tidak dapat bertahan hidup tanpa bantuan berupa beras atau uang. Oleh karena itu, pemerintah berfokus pada peningkatan daya tawar nelayan sehingga mereka dapat keluar dari garis kemiskinan. Salah satu kendala rendahnya daya tawar tersebut adalah ketika mereka harus menjual ikan dengan harga jauh di bawah nilai yang seharusnya.

“Dia kalau dapat ikan harusnya dibeli dengan dua juta ditawar lima ratus ribu harus dijual kalau nggak ikannya busuk. Dia nggak punya daya tawar,” ungkap Zulhas. Kondisi ini menyebabkan nelayan Indonesia tidak berdaya di lautan, banyak ikan yang diambil oleh nelayan dari negara lain seperti Thailand, Vietnam, Jepang, dan Tiongkok. Indonesia dirugikan sekitar dua ratus lima puluh triliun setiap tahun karena masalah ini.

Pemerintah telah menyusun beberapa kebijakan untuk mendukung kesejahteraan nelayan, termasuk pengembangan kampung nelayan yang dilengkapi fasilitas seperti pabrik es, cold storage, SPBN, dan balai lelang. Keberadaan fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan daya tawar nelayan. “Kalau ikannya ditawar murah dia bisa simpan. Apa bisa sukses? Belum tentu. Tidak mudah. Oleh karena itu perlu kerjasama semua pihak,” kata Zulhas.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.