PERISTIWA
Geliat Bisnis Seserahan Pernikahan di Cikini Gold Center
Bisnis seserahan pernikahan di Cikini Gold Center masih bertahan meski peminat mulai berkurang.
PANTAU24.com – Bisnis seserahan pernikahan di Cikini Gold Center, Jakarta Pusat, tetap menunjukkan eksistensinya meski mengalami penurunan. Toko-toko di lantai 1 dan 2 menjadi pusat penjualan seserahan. Yanti (42), penjaga Toko Mayas, menyatakan bahwa walaupun bisnis ini tidak seramai dahulu, permintaan masih ada khususnya pada momen-momen tertentu.
“Masih sih alhamdulillah, kan orang nikah setiap bulan ada, biasanya abis lebaran haji, lebaran kita, itu ramai-ramainya, atau tanggal-tanggal kembar, tanggal cantik,” kata Yanti saat ditemui.
Penurunan pengunjung disebabkan oleh meningkatnya bisnis rumahan dan tutorial dekorasi. Meski demikian, Toko Mayas berusaha bertahan dengan menjual dan mendekorasi seserahan baik secara langsung maupun online, termasuk lewat platform TikTok.
Di samping Yanti, Linda (45), pemilik Toko Rezky Parcel, mengatakan bahwa dekorasi hingga box untuk parcel atau hampers menjadi andalan ketika pesanan seserahan menurun. “Sepi, kalau dulu mah abis lebaran ada aja (pesanan seserahan), sekarang lebih banyak yang nyewa-nyewain juga kan, EO-EO, paling yang kita harapkan hampersnya, sama parcel,” ujar Linda.
Baik Toko Mayas maupun Rezky Parcel menawarkan produk mulai dari kemasan berbahan mika hingga akrilik dengan harga berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Linda juga mengungkapkan bahwa pandemi COVID-19 dan tren pernikahan di KUA mempengaruhi penurunan omzet.
Diolah dari laporan Kumparan.


You must be logged in to post a comment Login