PERISTIWA
Dua Pakar Finansial Bodong Kabur Bawa Uang Investor
Dua pakar finansial kabur membawa uang investor senilai 5 juta dolar Singapura melalui skema investasi bodong.
PANTAU24.com – Sejumlah 50 investor mengalami kerugian setelah dua pria yang mengaku sebagai pakar finansial melarikan diri dengan uang investasi senilai 5 juta dolar Singapura (sekitar Rp 70 miliar) setelah menjalankan skema investasi bodong selama tiga tahun. Kedua pria tersebut, Lim Jian Bin (36) dan Jason Fong Wai Hong (46), kerap tampil glamor dengan Lamborghini dan barang mewah.
Seperti dilansir Mothership pada Selasa (1/9/2026), Lim dan Fong menjanjikan pengembalian investasi hingga 15% per tahun melalui media sosial dan seminar kekayaan. Namun, keduanya justru dinyatakan bangkrut pada April dan Juli 2026. Fong dilaporkan meninggalkan Singapura menuju Kuala Lumpur pada Juni dan belum kembali.
Penegak hukum telah menerima laporan dari beberapa korban dan mengonfirmasi bahwa penyelidikan sedang berlangsung. Sementara itu, Lim, yang juga dikenal sebagai Takeshi Lim, membangun citra dirinya sebagai mantan sopir taksi online yang berhasil menjadi pengusaha sukses.
Lim diketahui mendesak orang untuk berinvestasi dalam bisnis Nozomii Vending, dengan janji imbal hasil 5% hingga 10% per tahun. Lebih dari 40 investor menyetorkan dana hingga 4 juta dolar Singapura (Rp56 miliar) pada bisnis ini. Salah satu penasihat keuangan bahkan menggunakan pinjaman bank untuk menanamkan uang sebanyak 484.300 dolar Singapura (Rp6,78 miliar), namun perkembangannya tersendat sebelum akhirnya terhenti.
Sementara itu, Fong yang merupakan direktur enam perusahaan, terlibat dalam skema investasi properti komersial dengan total investasi hingga 390.000 dolar Singapura (Rp5,46 miliar). Fong menjanjikan dividen tahunan sebesar 15%, tetapi melarikan diri pada 2025 sebelum memenuhi janjinya. Mantan istrinya kini berperan dalam mengelola salah satu perusahaan yang tercatat atas namanya.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login