Connect with us

PERISTIWA

Mantan Penyiar TV Edward Rukidi Jadi Raja Tooro Uganda

Mantan penyiar TV Edward Rukidi dinobatkan sebagai Raja Tooro, mengakhiri sengketa kerajaan di Uganda.

Published

on

PANTAU24.com – Edward Rukidi Kijanangoma, mantan penyiar berita televisi, telah dinobatkan sebagai Raja Kerajaan Tooro ke-13 di Uganda, mengakhiri sengketa suksesi setelah wafatnya Raja Oyo Nyimba. Penobatan ini berlangsung pada Selasa (29/9/2026) dalam sebuah upacara penuh ritual di Fort Portal, ibu kota Tooro.

Upacara penobatan Kijanangoma sebagai penguasa ke-13 bagi rakyat Batooro menandai berakhirnya perselisihan yang terjadi setelah wafatnya Raja Oyo Nyimba Kabamba Iguru Rukidi IV akibat kanker bulan lalu pada usia 34 tahun. Konflik terjadi setelah ibunda Oyo Nyimba, Best Kemigisa, mengklaim bahwa seorang putra yang sebelumnya tidak diketahui publik memiliki hak atas takhta.

Pada saat penobatan, Kijanangoma menerima nama kerajaan baru, Edward Rukidi Nyabongo I. Proses penobatan ini diwarnai simbolisme tradisional seperti penyembelihan seekor banteng dan pemercikan darah ayam betina, meski ditentang oleh Best Kemigisa dan Putri Ruth Komuntale yang mengklaim adanya surat wasiat dari mendiang raja.

Dalam struktur politik Uganda yang merupakan republik konstitusional dipimpin presiden terpilih, Kerajaan Tooro dan tiga kerajaan pra-kolonial lainnya tetap bertahan sebagai simbol identitas dan warisan budaya. Meskipun demikian, kerajaan-kerajaan ini tidak memiliki kekuasaan politik yang formal.

Kijanangoma, yang berusia 56 tahun dan merupakan sepupu dari Oyo Nyimba, dipilih oleh komite ke-21 dari klan kerajaan Babiito untuk menempati takhta Tooro. Ia kini menyandang gelar kerajaan Edward Rukidi Nyabongo I, meneruskan garis keturunan bangsawan kerajaannya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.