Connect with us

PERISTIWA

Banjir Bandang Maut di Perbatasan China-Nepal: Lebih dari 100 Orang Tewas

Banjir bandang di perbatasan China-Nepal sebabkan lebih dari 100 korban tewas dan ratusan hilang.

Published

on

PANTAU24.com – Banjir bandang yang terjadi di perbatasan antara China dan Nepal telah menewaskan lebih dari 100 orang dan membuat ratusan orang lainnya hilang. Bencana tersebut melanda Trishuli, Distrik Nuwakot, Nepal, dan kawasan Gyirong di Tibet, China, pada Rabu (26/8/2026). Selain menewaskan banyak orang, banjir mengakibatkan tanah longsor di wilayah perbatasan kedua negara.

Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan warga berlarian menyelamatkan diri dari arus deras yang membawa lumpur ke lembah di Gyirong, Tibet. Aliran deras ini merusak sejumlah bangunan di kawasan tersebut. Gambar udara menampakkan bangunan yang tertutup lumpur. Di Nepal, 60 pekerja proyek pembangkit listrik di Rasuwa juga hilang saat banjir merusak area proyek.

Dalam insiden ini, Badan Pariwisata Nepal melaporkan sekitar 400 wisatawan, termasuk warga negara asing, belum ditemukan. Menteri Luar Negeri Nepal Shishir Khanal menyatakan bahwa gempa berkekuatan magnitudo 4,4 pada pagi hari diduga memicu longsor yang membendung Sungai Bhote Koshi, menyebabkan banjir. “Kami menduga gempa bumi terjadi pukul 08.37 pagi tadi,” kata Khanal.

Upaya penyelamatan terus dilakukan oleh tim dari polisi dan militer Nepal meski menghadapi kendala. Pemimpin negara seperti Perdana Menteri Nepal Balendra Shah dan Presiden China Xi Jinping memberikan pernyataan terkait bencana ini. Perdana Menteri Nepal menghimbau warga untuk waspada terhadap banjir susulan, sementara Presiden Xi telah memerintahkan operasi pencarian dan penyelamatan besar-besaran.

Proses evakuasi mengalami hambatan akibat helikopter tidak dapat mendarat di beberapa daerah, seperti Syapru Besi dan Timure di Nepal Utara. Material lumpur menutupi kendaraan dan bangunan, menyebabkan kerusakan yang signifikan. Pihak militer Nepal melalui Juru Bicara Raja Ram Basnet mengakui kondisi medan yang sulit menghambat evakuasi dan pencarian korban.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.