PERISTIWA
Aktivitas Manusia Memaksa Burung Monal Himalaya Ubah Habitat dan Suara
Burung monal Himalaya terpaksa mengubah habitat dan suara akibat meningkatnya aktivitas manusia, ungkap penelitian terbaru.
PANTAU24.com – Aktivitas manusia yang semakin meningkat serta ekpansi infrastruktur di Pegunungan Himalaya berdampak serius pada burung monal Himalaya. Penelitian terbaru selama lima tahun oleh peneliti India mengungkapkan, burung monal terpaksa pindah ke ketinggian yang lebih tinggi dan mengubah suara karena kebisingan di habitat aslinya.
Burung monal, spesies resmi Negara Bagian Uttarakhand di India dan burung nasional Nepal, ternyata memiliki hubungan erat dengan budaya masyarakat Himalaya. Peneliti utama, Dr. Rajeev Lochan, menyebut burung ini menjadi indikator penting bagi kesehatan ekosistem di kawasan tersebut.
“Jika spesies ini menghadapi masalah di lanskap tertentu, ada kemungkinan gangguan ekologis tersebut juga memengaruhi burung-burung lainnya,” kata Lochan.
Satu studi memetakan perubahan iklim dan perambahan habitat yang mempengaruhi pergerakan burung di Uttarakhand dan Himachal Pradesh, menggunakan data iklim global dari Badan PBB untuk Perubahan Iklim (IPCC). Studi lain menemukan burung monal mengubah frekuensi panggilan suara untuk mengatasi kebisingan yang diciptakan wisatawan dan lalu lintas.
Perubahan ini menimbulkan risiko ekologis, termasuk potensi kepunahan lokal akibat fragmentasi populasi. Praktisi lingkungan Vishal Singh bersamaan dengan Profesor Anjal Prakash dari FLAME University memperingatkan bahwa penelitian ini menunjukkan tekanan manusia yang bisa menulis ulang aturan ekologi di Himalaya.
Diolah dari laporan Media Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login