Connect with us

PERISTIWA

Erupsi Anak Krakatau, Jarak Aman 2 Km Dari Kawah

Gunung Anak Krakatau di Lampung kembali erupsi, dengan status Level II Waspada, masyarakat diminta menjauhi radius 2 km dari kawah.

Published

on

PANTAU24.com – Gunung Anak Krakatau yang terletak di Lampung kembali mengalami erupsi pada Senin (5/10/2026) pukul 20.13 WIB, sebagaimana diumumkan oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Meski tinggi kolom abu tidak teramati, aktivitas tersebut terekam dengan amplitudo maksimum 55 mm dan durasi selama sekitar 6 menit 29 detik.

“Telah terjadi erupsi G. Anak Krakatau, Lampung pada tanggal 05 Oktober 2026 pukul 20:13 WIB namun tinggi kolom abu tidak teramati,” demikian pernyataan dari akun Threads Badan Geologi. Saat ini, Gunung Anak Krakatau berstatus Level II (Waspada) dan masyarakat diminta untuk tidak mendekati radius 2 km dari kawah aktif.

Sebelumnya, pada 21 September 2026, status gunung ini diturunkan dari Level III (Siaga) ke Level II (Waspada) setelah mengalami penurunan aktivitas. Gunung ini termasuk dalam gunung api tipe A di Selat Sunda, di wilayah Kabupaten Lampung Selatan, dan diawasi oleh dua pos pengamatan, masing-masing di Kalianda, Lampung, serta di Pasauran, Banten.

Sejak 2 Juli 2026, Anak Krakatau mengalami peningkatan aktivitas hingga 224 erupsi terjadi sampai 3 September 2026. Erupsi selama 25 jam berlangsung pada 4-6 September 2026, menghasilkan aliran lava ke arah barat laut. Meski demikian, aktivitas ini terus menurun hingga 20 September 2026.

Berdasarkan analisis, keputusan menurunkan status diambil setelah aktivitas vulkanik menunjukkan penurunan, dengan catatan kegempaan pada 20 September 2026 hanya mencatat satu gempa low frequency dan tremor menerus dengan amplitudo rata-rata 2 mm.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.