PERISTIWA
BMKG Deteksi 485 Titik Panas di Kalimantan Timur
BMKG mendeteksi 485 titik panas di Kalimantan Timur dengan jumlah terbanyak di Kabupaten Kutai Barat.
PANTAU24.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mendeteksi sebanyak 485 titik panas atau hotspot di Provinsi Kalimantan Timur per Rabu, (28/10). Berdasarkan data dari FTP Himawari BMKG pada pukul 21.05 WITA, titik panas ini tersebar di beberapa kabupaten dan kota, termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dari total 485 titik panas tersebut, mayoritas berada pada tingkat kepercayaan sedang yaitu 463 titik, 18 titik dengan tingkat kepercayaan tinggi, dan 4 titik dengan tingkat kepercayaan rendah. Pemantauan dilakukan melalui gabungan data satelit Terra, Aqua, S-NPP, dan NOAA20.
Kabupaten Kutai Barat menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, mencapai 188 titik, terdiri dari satu titik dengan kepercayaan rendah, 174 titik sedang, dan 13 titik tinggi. Posisi selanjutnya ditempati Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 147 titik, termasuk tiga titik dengan kepercayaan rendah, 140 titik sedang, dan empat titik tinggi. Sementara itu di Kabupaten Kutai Timur terdeteksi 83 titik dengan 82 titik berada pada tingkat kepercayaan sedang dan satu titik tinggi.
BMKG mengimbau masyarakat dan instansi terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan serta menghindari pembersihan lahan dengan pembakaran. Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD PPU, Nurlaila, mengungkapkan respons cepat terhadap laporan sebaran titik panas tersebut, menyatakan sebanyak 14 titik panas terdeteksi di Kecamatan Waru.
“Menindaklanjuti laporan BMKG, kami segera melakukan langkah penanganan di lapangan. Sebanyak 14 titik panas terpantau di Kecamatan Waru, tersebar di satu titik di Kelurahan Waru, satu di Desa Sesulu, dan 12 di Desa Api-Api,” ujarnya. Ia menambahkan langkah strategis dilakukan melalui koordinasi dengan pihak terkait termasuk PT. Fajar Surya Swadaya untuk memastikan langkah penanganan optimal.
Diolah dari laporan Media Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login