Connect with us

PERISTIWA

Lebih dari 3.000 Hektare Hutan di Kalimantan Terbakar

Lebih dari 3.000 hektare hutan di Kalimantan masih terbakar, BNPB terus upayakan pemadaman.

Published

on

PANTAU24.com – Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan hingga kini belum teratasi, dengan lebih dari 3.000 hektare terdampak. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa area terdampak kebakaran mencakup tiga provinsi: Kalimantan Tengah dengan 2.458 hektare, Kalimantan Barat 884 hektare, dan Kalimantan Selatan 52 hektare.

“Berbagai strategi penanganan terus diupayakan pemerintah pusat dan daerah yang dibantu para relawan, di antaranya operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan dry ice,” ungkap Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam sebuah keterangan resmi, Senin (26/10).

Di Pulau Sumatera, terdaftar 990 hektare lahan terbakar di Sumatera Selatan, Jambi, dan Lampung, dengan rincian 889 hektare di Sumatera Selatan, 89 hektare di Jambi, dan 12 hektare di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung. Pemadaman di Riau tidak terpantau pada laporan ini.

Operasi pemadaman melibatkan 57.050 personel yang tersebar di enam provinsi dengan bantuan berbagai peralatan pemadam. Pemadaman udara melibatkan 61 unit armada, termasuk helikopter pengeboman air dan pesawat untuk operasi modifikasi cuaca. Hingga 23 Oktober 2026, OMC di Kalimantan Tengah melibatkan 8 sortie dengan total 7.200 kilogram bahan semai.

Pemantauan melalui drone termal dan pos pantau darat terus dilakukan untuk mendeteksi bara tersembunyi di lahan gambut. Upaya ini disertai dengan penggunaan pompa jinjing dan instalasi selang panjang untuk memasok air ke titik api kritis. Sementara itu, kebakaran hutan juga dilaporkan di Arjuno-Welirang, Jawa Timur, dimana penanganan dilakukan melalui koordinasi antarpihak dan penyisiran wilayah terdampak.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.