PERISTIWA
Bareskrim Ungkap ABK MV King Sun Dijanjikan Rp178 Juta Selundupkan Ketamin
Anak Buah Kapal MV King Sun dijanjikan bonus Rp178 juta jika berhasil menyelundupkan 1,3 ton ketamin, menurut Bareskrim Polri.
PANTAU24.com – Bareskrim Polri mengungkapkan bahwa para Anak Buah Kapal (ABK) MV King Sun dijanjikan bonus hingga Rp178 juta apabila berhasil menyelundupkan 1,3 ton ketamin. Hal ini disampaikan oleh Kombes Zulkarnain Harahap, Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, yang menyatakan bahwa uang tersebut akan diberikan setelah serah terima ketamin selesai.
Zulkarnain menjelaskan, bonus spesifik sejumlah USD 10 ribu, setara dengan Rp178.281.000, dijanjikan kepada para awak kapal. Awak kapal terdiri dari tujuh warga negara Myanmar dan satu warga negara Taiwan, dengan upah berbeda sesuai dengan peran mereka. Kapten kapal menerima gaji senilai USD 3.000 atau sekitar Rp53,4 juta, chief engineer memperoleh USD 2.800 (Rp49,9 juta), dan koki digaji USD 1.000 (Rp17,8 juta). Peran pengendali digaji NT$ 50 ribu (Rp27,8 juta) dengan bonus per pengantaran NT$ 100 ribu (Rp55,6 juta).
Sebelumnya, tim gabungan berhasil mencegat kapal kargo MV King Sun di perairan Berakit, Bintan, setelah pemantauan berkala sejak Februari 2026. Pemantauan dilakukan berdasarkan informasi tentang aktivitas mencurigakan kapal yang bergerak dari Thailand. Pada saat pengejaran dan penggeledahan, petugas menemukan 1,3 ton ketamin tersembunyi di kapal dalam 65 karung berisi puluhan bungkus ketamin.
Usai penemuan barang bukti tersebut, Bareskrim Polri menahan delapan ABK MV King Sun yang telah ditetapkan sebagai tersangka penyelundupan ketamin. Proses penyidikan kasus ini diserahkan kepada Bareskrim Polri karena sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, penyidikan farmasi merupakan ranah Polri.
Zulkarnain menambahkan, “Penyidiknya adalah penyidik Polri, sedangkan BNN penyidikan narkotika dan psikotropika.” Hal ini menunjukkan pembagian tugas antara Polri dan BNN dalam investigasi kasus narkotika. (tfq/fra)
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login