Connect with us

PERISTIWA

Golkar Incar Penambahan Kursi di DPR pada Pemilu 2029

Golkar incar penambahan kursi DPR pada Pemilu 2029. Target dipimpin Bahlil Lahadalia.

Published

on

PANTAU24.com – Partai Golkar, di bawah kepemimpinan Ketua Umum Bahlil Lahadalia, menargetkan peningkatan perolehan kursi di DPR RI pada Pemilu 2029, melebihi 102 kursi yang dimilikinya saat ini. Said Aldi Al Idrus, Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), mencatat bahwa elektabilitas partai tersebut terus bertumbuh dan kokoh di posisi tiga besar berdasarkan survei terkini.

Survei Indonesia Political Opinion (IPO) baru-baru ini menempatkan elektabilitas Partai Golkar pada angka 10,7 persen, di bawah Gerindra yang mengantongi 23,1 persen dan PDI Perjuangan dengan 11,6 persen. Survei yang melibatkan 1.200 responden itu memiliki margin of error sebesar 2,9 persen dan dilaksanakan antara 12 hingga 21 Oktober 2026.

“Kalau kita melihat kondisi sekarang, kader-kader Partai Golkar memang semakin agresif bergerak, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga DPP,” ujar Said ketika dihubungi, Senin (26/10/2026).

Riset yang dilakukan oleh Voxpol Center juga mengungkap bahwa Golkar masih mempertahankan peringkat tiga besar dengan tingkat keterpilihan sebesar 11,7 persen.

Said menjelaskan bahwa peningkatan kinerja kader dicapai melalui berbagai aksi sosial, seperti distribusi bantuan bencana dan perbaikan fasilitas ibadah. AMPG juga merangkul pemilih muda melalui Akademi AMPG dan kegiatan olahraga, dengan tujuan menyasar kelompok milenial dan Gen Z.

Terlepas dari tren positif tersebut, Said mengingatkan kader untuk tidak merasa puas dan terus bekerja keras demi mencapai target politik selanjutnya. Sekjen Golkar, M Sarmuji, menegaskan pentingnya Gen Z dan strategi digitalisasi sebagai upaya meningkatkan elektabilitas menjelang Pemilu 2029.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Media Indonesia.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.