PERISTIWA
Kerajinan Siswa Tunarungu Bali Masuk Toko Oleh-Oleh
Kerajinan tangan siswa tunarungu Bali dipasarkan di toko oleh-oleh lokal dengan harga mulai Rp 10 ribu.
PANTAU24.com – Siswa tunarungu di SLB Negeri 1 Tabanan, Bali, berhasil memasarkan kerajinan tangan mereka di toko oleh-oleh lokal. Produk yang dihasilkan dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp 10 ribu hingga mencapai Rp 300 ribu.
Proses pembuatan dan penataan aksesori dilakukan oleh siswa-siswa tersebut selama pelajaran tata busana. Keterampilan yang mereka peroleh diaplikasikan dalam karya yang akhirnya dipasarkan di berbagai toko oleh-oleh khas Bali.
Menurut laporan yang diterima, aksesori dan kerajinan tangan ini dibuat dengan melibatkan siswa penyandang disabilitas. Produk yang dihasilkan dapat berupa aksesori pribadi dan benda seni lainnya, yang memiliki rentang harga bergantung pada jenis, bahan, serta ukuran dari produk tersebut.
Kepada wartawan, Kepala SLB Negeri 1 Tabanan menyatakan, “Produk kami telah merambah pasar yang lebih luas, dan ini sangat berarti bagi anak-anak kami. Mereka bisa memperoleh pengalaman berharga dan penghasilan tambahan.”
Langkah ini menunjukkan bagaimana pendidikan inklusif dapat memberdayakan siswa-siswa disabilitas untuk berkontribusi dalam ekonomi lokal sambil memperlihatkan kemampuan dan kreativitas mereka.
Diolah dari laporan Detik – Finance.


You must be logged in to post a comment Login