PERISTIWA
Warga Bekasi Hadapi Krisis Air Seperti di Gurun Pasir
Bekasi alami krisis air akibat kekeringan, warga kesulitan air meski sudah ada bantuan pemerintah.
PANTAU24.com – Warga Desa Medalkrisna, Kecamatan Bojongmangu, Kabupaten Bekasi, mengalami kesulitan air bersih sejak tujuh bulan terakhir akibat kekeringan parah yang melanda wilayah tersebut. Kondisi ini membuat banyak warga merasa seperti tinggal di gurun pasir.
Seorang warga, Arifin Ilham, setiap hari terpaksa mengambil air dari sebuah sumur pompa tua yang terletak di Jalan Lurah Parman. “Sudah ada sih bantuannya, cuman gak memenuhi kebutuhan. Paling seminggu dua kali lah,” ungkap Arifin saat diwawancarai.
Sumur pompa yang sudah ada sejak puluhan tahun ini menjadi satu-satunya harapan warga untuk mendapatkan air bersih secara gratis. Tidak turunnya hujan selama hampir tujuh bulan telah menyebabkan sumber-sumber air utama, seperti Situ Bedeng dan sumur galian warga, mengering total.
Meski Pemerintah Kabupaten Bekasi telah memberikan bantuan air bersih, frekuensinya masih belum cukup untuk memenuhi kebutuhan semua warga. Sementara itu, warga lain di Kampung Sukasirna harus membeli air bersih untuk kebutuhan sehari-hari dengan harga mencapai 80 ribu rupiah untuk 500 liter.
Hingga saat ini, sumur pompa di tengah sawah tersebut adalah andalan utama warga Desa Medalkrisna sambil menanti solusi lebih permanen dari pemerintah setempat. Kondisi ini menunjukkan betapa mendesaknya penyelesaian krisis air bagi masyarakat di daerah tersebut.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login