PERISTIWA
Tentara Iran Seret Peti Bergambar Trump dan Netanyahu dalam Pawai
Tentara Iran menyeret peti mati bergambar Trump dan Netanyahu dalam pawai besar di Teheran, sebagai protes terhadap serangan AS-Israel.
PANTAU24.com – Demonstrasi terbesar di Teheran sejak konflik militer dengan Amerika Serikat dan Israel memanas terjadi dengan ribuan milisi Iran, termasuk pasukan Basij, berunjuk rasa pada Jumat (18/9/2026). Aksi ini dihadiri Presiden Masoud Pezeshkian dan beberapa pejabat tinggi lainnya, sebagai simbol perlawanan Iran terhadap serangan yang berlangsung sejak Februari.
Presiden Pezeshkian bersama Kepala Pasukan Basij Iran Hossein Taeb turut berpartisipasi dalam aksi ini. Pawai yang dilakukan di tengah tekanan ekonomi dan militer yang dihadapi Iran ini juga mencakup gelaran kekuatan sebagai jawaban atas tantangan yang menghambat pengiriman minyak melalui Selat Hormuz.
Dengan adanya upaya sekutu Iran, kelompok Houthi, yang memperketat kendali di Laut Merah, ketegangan terhadap pasokan energi global meningkat. Hal ini, bersama dengan aksi seretan peti mati bergambar Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, menegaskan sikap menantang Iran di tengah krisis global.
Massa aksi membawa spanduk bertuliskan ancaman terhadap Donald Trump, menandakan eskalasi konflik yang telah berlangsung selama lebih dari enam bulan. Konflik ini menyita perhatian dunia karena dampaknya terhadap harga minyak dan distribusi energi global.
Selain di Iran, konflik ini melibatkan wilayah luas seperti Yaman dan Arab Saudi, meningkatkan kekhawatiran terhadap jalur distribusi minyak dunia melalui Laut Merah dan Selat Hormuz yang terganggu.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login