PERISTIWA
Demo Mahasiswa di Albania Tuntut PM Edi Rama Mundur
Demo mahasiswa di Albania menuntut PM Edi Rama mundur, terjadi bentrokan dan kekerasan di Tirana.
PANTAU24.com – Demonstrasi di Albania memasuki hari kelima dengan tuntutan pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama. Ribuan pemuda dan mahasiswa melakukan aksi protes di depan Kementerian Pendidikan di Tirana, yang berujung pada bentrokan dengan pihak kepolisian pada Sabtu (17/10/2026).
Aksi ini menjadi kekerasan ketika sekelompok pemuda bertopeng melempar batu ke arah polisi antihuru-hara. Pihak kepolisian merespon dengan menggunakan granat kejut, gas air mata, dan meriam air. Para pengunjuk rasa menuntut pengunduran diri Perdana Menteri Edi Rama terkait isu korupsi dan minimnya lapangan kerja.
Demonstrasi ini telah menyebar ke seluruh Albania. Di Tirana, para pengunjuk rasa memecahkan kaca jendela, membakar gedung-gedung pemerintah, dan terlibat bentrokan dengan polisi. Data kepolisian menunjukkan bahwa 500 pengunjuk rasa telah ditahan, dengan 330 di antaranya telah dibebaskan. Sementara itu, sekitar 120 polisi dan 45 pengunjuk rasa tercatat mengalami luka-luka.
Gejolak ini muncul sebagai ancaman terbesar bagi Edi Rama, yang telah memerintah sejak 2013 dan memenangkan masa jabatan keempat tahun lalu. Para analis menilai bahwa pemerintahan Rama selalu dibayangi oleh skandal korupsi, dan Albania disebut sebagai pusat bagi kelompok kriminal yang terlibat dalam pencucian uang dari perdagangan narkoba dan senjata.
Rama menyatakan bahwa ia menghormati hak mahasiswa untuk berunjuk rasa meski menegaskan tidak akan mundur. “Tanggung jawab saya menjadi jauh lebih jelas di masa-masa sulit ini… yakni melindungi warga negara kita, menjamin keadilan, dan memajukan Albania bersama dengan mayoritas pemerintahan saat ini, yang memegang mandat sangat jelas: mewujudkan Albania sebagai anggota Uni Eropa pada tahun 2030,” tulisnya di Facebook.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login