Connect with us

PERISTIWA

Pengiring Tur Ed Sheeran Mundur Usai Macklemore Dikeluarkan

Musisi pengiring tur Ed Sheeran mundur sebagai solidaritas terhadap Macklemore yang dikeluarkan setelah mendukung Palestina.

Published

on

PANTAU24.com – Sejumlah musisi yang menjadi pengiring tur Ed Sheeran memutuskan untuk mundur. Keputusan ini diambil sebagai bentuk solidaritas terhadap Macklemore, sesama musisi pembuka yang dikeluarkan dari rangkaian tur akibat pernyataan dukungannya terhadap Palestina. Macklemore dikeluarkan setelah memberikan komentar dukungan kepada Palestina saat tampil di MetLife Stadium, New Jersey. Keputusan ini memicu protes dari berbagai pihak dan para opener lainnya juga memutuskan untuk mundur dari tur tersebut.

Musisi pembuka yang mengundurkan diri antara lain Finneas, Lukas Graham, Aaron Rowe, dan band Irlandia, Beoga. Finneas, yang dijadwalkan tampil di enam konser di Amerika Selatan pada bulan November, menyampaikan keputusannya melalui unggahan di Instagram. “Saya berdiri bersama Palestina dan rakyatnya,” tulis Finneas.

Sebelum Finneas, penyanyi asal Irlandia Aaron Rowe juga menyatakan pengunduran diri. Ia menyampaikan bahwa meski Sheeran adalah teman dan telah banyak membantunya, namun ia tidak bisa tinggal diam terhadap apa yang ia sebut sebagai penekanan suara-suara yang menentang genosida Israel. “Sebagai orang Irlandia, kami sangat memahami tentang genosida dan pendudukan dengan kekerasan,” ujarnya.

Band Beoga juga mengumumkan mundur dari tur Sheeran. Mereka menegaskan pentingnya berbicara untuk rakyat Palestina. “Kami adalah band tradisional Irlandia yang diundang untuk tampil besar, namun dialog adalah cara untuk memperjuangkan nasib rakyat Palestina,” ungkap Beoga di media sosial.

Lukas Graham, sebuah band pop asal Denmark, turut menyusul dan memberikan pernyataan serupa di media sosialnya. Vokalis Lukas Forchhammer menekankan pentingnya membicarakan perang dan dampaknya pada warga sipil, terutama anak-anak. “Kita seharusnya bisa berbicara tentang perang, tentang warga sipil yang terbunuh, tentang anak-anak yang layak tumbuh besar,” tulisnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Kumparan.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.