Connect with us

PERISTIWA

Kabut Asap Karhutla Indonesia Sebabkan Kualitas Udara Buruk di Singapura

Kabut asap kebakaran hutan Indonesia membuat kualitas udara Singapura memburuk dan mencapai AQI 181.

Published

on

PANTAU24.com – Kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan di Indonesia telah menyelimuti Singapura, menyebabkan kualitas udara mencapai tingkat tidak sehat dengan Indeks Kualitas Udara (AQI) 181. Fenomena ini terjadi karena asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, yang secara signifikan memburuk kualitas udara di negara kota tersebut.

Bangunan di area Orchard Road di Singapura tampak diselimuti kabut asap pada Selasa (15/9/2026). Masyarakat mengeluhkan penurunan kualitas udara yang mencapai kategori tidak sehat, sesuai laporan dari perusahaan pemantau kualitas udara asal Swiss, IQAir.

Kabut asap ini terutama dipicu oleh kebakaran hutan dan lahan gambut di berbagai wilayah Indonesia, terutama di Pulau Sumatra dan Kalimantan. Asap dibawa oleh angin melintasi Semenanjung Malaysia menuju Singapura, yang berdampak pada jarak pandang di negara kota tersebut.

Saat beraktivitas di luar, warga Singapura terlihat mengenakan masker pelindung untuk mengurangi dampak paparan asap dan emisi berbahaya. Kondisi ini tercatat sebagai yang terparah dalam 11 tahun terakhir, seiring dengan cuaca “super-El Niño” yang memperburuk situasi kekeringan ekstrem.

Emisi dari kebakaran di Indonesia kini mencakup sepertiga dari total emisi global, memperburuk kualitas udara di wilayah Asia Tenggara secara keseluruhan. Fenomena ini memberikan tekanan bagi langkah-langkah mitigasi regional dalam menangani dampak negatif kebakaran hutan dan lahan.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.