Connect with us

PERISTIWA

Bareskrim Menangkap Kurir Sabu Jaringan Rutan Surabaya

Bareskrim menangkap kurir sabu yang dikendalikan narapidana di Rutan Surabaya dengan imbalan Rp27,5 juta.

Published

on

PANTAU24.com – Bareskrim Polri telah menangkap seorang kurir narkotika jenis sabu yang diketahui dikendalikan oleh jaringan narapidana di Rumah Tahanan Kelas 1 Surabaya. Penangkapan ini dilakukan setelah memperoleh informasi mengenai peredaran narkoba dari Medan menuju Lombok. “Informasi dari masyarakat mengenai akan adanya orang yang akan mengirimkan Narkotika Jenis Sabu dari Medan ke Lombok melalui perjalanan Darat,” kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso dalam keterangan tertulis, Senin (14/9).

Aksi pengungkapan ini dipimpin oleh Kasubdit IV Kombes Handik Zusen dan Kasatgas NIC Kombes Kevin Leleury, yang langsung menyelidiki jalur pengiriman sabu tersebut. Petugas akhirnya menemukan tersangka Sayed Zuwanda (23) yang berada di pelabuhan menunggu kapal. Eko menjelaskan bahwa tim gabungan melakukan pengecekan dengan K-9 dan menemukan sabu dalam mobil Sayed.

“Ditemukan barang bukti sebanyak 5 bungkus plastik kemasan teh cina warna hijau dilapisi bubble wrap diduga berisi Narkotika jenis sabu disembunyikan di dalam ban serep mobil Innova warna hitam,” ujarnya. Sayed mengaku diperintah oleh narapidana Andreansyah Bin Soleh Maulana alias ALM yang ditahan di Rutan Kelas 1 Surabaya. “Dari hasil interogasi, Andreansyah Bin Soleh Maulana (ALM) dikendalikan oleh seseorang bernama Haykal (DPO),” lanjutnya.

Lebih lanjut, Sayed dijanjikan upah sebesar Rp27,5 juta untuk mengirimkan sabu dari Medan ke Lombok, yang sudah diterimanya secara berangsur dalam rekeningnya. “Upah yang sudah diterima oleh tersangka Sayed Zuwanda total kurang lebih Rp27.500.000,” tambah Eko.

Bareskrim Polri mengatakan saat ini pihaknya masih fokus mengembangkan kasus ini ke jaringan lainnya, termasuk melacak orang yang memberi perintah dan penerima narkotika tersebut.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.