PERISTIWA
Gempa 6,0 Magnitudo Guncang Laut Banda, Tak Berpotensi Tsunami
Gempa magnitudo 6,0 di Laut Banda tidak berpotensi tsunami. BMKG mengimbau warga tetap tenang dan waspada.
PANTAU24.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,0 di wilayah Laut Banda, Maluku, pada Jumat (11/9/2026) pukul 18.56 WIB. Gempa ini terjadi dengan kedalaman 148 km dan berpusat di 162 km timur laut Maluku Barat Daya.
BMKG dalam pernyataannya mengungkapkan bahwa walaupun gempa ini sempat tercatat pada magnitudo 6,2, setelah dilakukan pembaruan, magnitudo dikoreksi menjadi 6,0. “Hari Jumat, 11 September 2026, pukul 18:56:24 WIB wilayah Laut Banda diguncang gempa bumi tektonik. Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,0 pada kedalaman 148 km,” demikian bunyi pernyataan resmi BMKG.
Gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, sebagaimana hasil pemodelan yang disiapkan BMKG. Selain itu, BMKG mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap kemungkinan adanya gempa bumi susulan.
Analisis lebih lanjut oleh BMKG menunjukkan bahwa gempa ini merupakan gempa menengah yang diakibatkan oleh aktivitas subduksi di Laut Banda, dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Gempa ini dirasakan di beberapa daerah dengan skala intensitas IV MMI di Amahai, Maluku Tengah, serta di Damer dan Pulau-Pulau Babar, Maluku Barat Daya; dan skala III MMI di Kota Saumlaki dan Kota Tiakur.
“Hingga pukul 19:15 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan tidak adanya aktivitas gempa bumi susulan,” tulis BMKG dalam laporannya. BMKG akan terus memantau situasi dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat untuk menjaga ketenangan dan kewaspadaan.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. BMKG juga menyarankan agar warga menjauhi bangunan yang retak atau rusak akibat gempa.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login