PERISTIWA
Sumba Barat Daya Diguncang Gempa Magnitudo 6,1, Tiga Desa Terdampak Parah
Gempa magnitudo 6,1 mengguncang Sumba Barat Daya, merusak puluhan rumah dan fasilitas umum di tiga desa.
PANTAU24.com – Gempa berkekuatan magnitudo 6,1 mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, pada Minggu (4/10) pagi, menyebabkan kerusakan parah di sejumlah desa. Gempa terjadi pukul 05.55 WIB atau 06.55 Wita, yang menyebabkan warga panik dan berhamburan keluar rumah.
Camat Kodi Bangedo, Elis Kaka, menyatakan bahwa puluhan rumah dan beberapa fasilitas umum, termasuk sekolah, rumah ibadah, dan kantor pemerintahan, mengalami kerusakan akibat gempa ini. “Kalau (kerusakan) puluhan sudah pasti karena hampir semua desa (terdampak),” ujar Elis.
Pendataan masih berlangsung untuk mengetahui dampak lebih lanjut dari gempa tersebut. Kecamatan Kodi Bangedo terdiri dari 15 desa definitif dan tiga desa persiapan, dan menurut Elis, hampir seluruh desa terdampak. Desa yang paling parah terkena dampak adalah Desa Maliti Bondo Ate, Desa Leka Ninyo, dan Desa Lete Loko, yang masing-masing berjarak sekitar 6 kilometer dari episentrum.
Sejauh ini belum ada laporan korban jiwa atau publik yang terluka akibat gempa tersebut. Namun, laporan awal menyebutkan bahwa terdapat rumah-rumah warga yang mengalami keretakan dan kerusakan berat. Elis menambahkan, “Laporan sampai dengan saat ini belum ada, belum ada laporan (korban jiwa) yang terdampak.”
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumba Barat Daya, Stefanus Malo, menyatakan pihaknya masih melakukan pendataan di lapangan. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut tergolong dangkal dengan episentrum terletak pada koordinat 9,84 LS dan 118,90 BT, hasil analisis menunjukkan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login