PERISTIWA
Menhub Persiapkan Transportasi Gratis Menuju Bandara Alternatif
Menhub Dudy Purwagandhi menyiapkan transportasi bus dan kereta gratis bagi penumpang terdampak penutupan Bandara Soetta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
PANTAU24.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa layanan bus dan kereta api disiapkan secara gratis bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, ke bandara alternatif akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK). Pemerintah menyiapkan bandara alternatif seperti Bandara Kertajati, Bandara Juanda, Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), serta bandara di Semarang dan Solo.
Dudy menyampaikan bahwa penumpang akan difasilitasi transportasi lanjutan tanpa biaya melalui koordinasi dengan InJourney Airports dan maskapai guna memastikan perpindahan penumpang berjalan lancar. “Bagi penumpang yang maskapainya memindahkan penerbangan ke bandara alternatif tersebut, disediakan transportasi alternatif melalui darat berupa bus dan kereta api,” tuturnya.
PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengumumkan persiapan moda transportasi bus gratis menuju Yogyakarta, Solo, Semarang, dan Surabaya bagi penumpang yang terdampak. Informasi lebih lanjut akan disampaikan oleh staf bandara langsung di terminal, lengkap dengan mekanisme pendaftaran keberangkatan bus di posko yang disediakan di terminal.
Pada tahap awal, delapan bus telah disiapkan dengan keberangkatan pertama pada Minggu, 6 September 2026, pukul 21.00 WIB. Jumlah bus dan jadwal akan ditambah sesuai permintaan. “Penyediaan bus ini sebagai bagian dari prosedur penanganan penumpang terdampak atau Service Recovery Activation (SRA) menyusul penghentian aktifitas penerbangan demi keselamatan,” kata Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim.
Selain penyediaan transportasi darat gratis, SRA juga melingkupi penyediaan makanan dan minuman ringan serta penyiapan area khusus di terminal bagi penumpang yang terdampak. Hingga Minggu malam, Kementerian Perhubungan melaporkan penutupan sementara delapan bandara, termasuk di Jakarta dan sekitarnya, akibat sebaran abu vulkanik, yang dilakukan hingga pukul 24.00 WIB.
Diolah dari laporan Antara – Top News.


You must be logged in to post a comment Login