PERISTIWA
Menilik Replika Tembok Konstantinopel di Istanbul
Mengintip replika Tembok Konstantinopel di TRT International Film Studios, Istanbul, sebagai latar serial televisi Turki.
PANTAU24.com – Sebuah replika Tembok Konstantinopel, yang menjadi latar utama pertempuran dalam serial televisi Turki “Mehmed: Fetihler Sultanı” atau “Mehmed: Sultan of Conquests,” dapat ditemukan di TRT International Film Studios, Çekmeköy, Istanbul. Tempat ini menjadi saksi bisu kejadian bersejarah saat pengepungan Konstantinopel pada 1453. Area ini termasuk tembok besar, meriam, dan senjata yang merekonstruksi suasana pertempuran bersejarah tersebut.
Industri serial televisi Turki kini memiliki lebih dari satu miliar penonton di 170 negara. Pada kesempatan hari tidak ada syuting, para awak media internasional memanfaatkan fasilitas dari Direktorat Komunikasi Republik Turkiye untuk menjelajahi setiap sudut area studio ini dan mengetahui lebih dalam tentang pembuatan serial tersebut.
Mert Yurur, penata artistik serial “Mehmed: Fetihler Sultanı,” menuturkan bahwa timnya membangun replika benteng dengan skala yang menyerupai ukuran asli menggunakan bahan seperti kayu, rangka baja ringan, dan stirofoam. Replika ini menggabungkan keagungan arsitektur Bizantium kuno dengan material modern demi kebutuhan sinematik.
Di sekitarnya, replika menara pertahanan dengan celah-celah untuk pemanah terlihat berdiri kokoh. Tidak jauh dari situ terdapat area dengan kapal-kapal besar yang dikelilingi kain biru masif untuk kebutuhan efek visual komputer memproyeksikan lanskap Selat Bosphorus dan kapal perang. Secara keseluruhan, replika kompleks ini membentang di lahan studio seluas ratusan hektar.
Tembok asli Konstantinopel didirikan oleh Kaisar Theodosius II pada tahun 413 dan terkenal sebagai benteng perlindungan Bizantium selama seribu tahun hingga ditembus oleh Kesultanan Utsmaniyah pada 1453. Upaya ini dipimpin oleh Sultan Muhammad Al-Fatih yang menggunakan Meriam Şahi—senjata super milik Ottoman. Sisa-sisa dari benteng yang legendaris itu kini dikenal sebagai Tembok Istanbul dan telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.
Diolah dari laporan Antara – Top News.


You must be logged in to post a comment Login