Connect with us

PERISTIWA

Pemeriksaan Penting Sebelum Membeli Mobil Bekas

Pemeriksaan menyeluruh perlu dilakukan sebelum membeli mobil bekas, mulai dari dokumen hingga kondisi mesin.

Published

on

PANTAU24.com – Membeli mobil bekas dapat menjadi alternatif yang lebih terjangkau dari sisi harga. Namun, penting bagi calon pembeli untuk melakukan pengecekan menyeluruh agar tidak mendapatkan mobil dengan masalah tersembunyi atau dokumen yang bermasalah.

Pemeriksaan harus melampaui hanya melihat bodi dan harga. Calon pembeli perlu memastikan kondisi mesin, riwayat servis, dokumen kepemilikan, nomor rangka, hingga performa mobil saat dikendarai sebelum membuat keputusan pembelian.

1. Kelengkapan STNK dan BPKB
Pertama, periksa kelengkapan dokumen seperti STNK dan BPKB. Pastikan data yang tercantum sesuai dengan identitas kendaraan dan pemiliknya. Menurut Korlantas Polri, STNK mencakup informasi penting seperti nomor polisi, nomor rangka, dan nomor mesin. Verifikasi ini wajib dilakukan sebelum transaksi.

2. Nomor rangka dan nomor mesin
Calon pembeli harus mencocokkan nomor rangka dan nomor mesin fisik pada kendaraan dengan data di STNK dan BPKB. Ketidakcocokan bisa menjadi sinyal untuk waspada dan menunda transaksi.

3. Riwayat servis
Riwayat perawatan mobil memberikan gambaran bagaimana mobil dirawat sebelumnya. Minta buku servis atau catatan perawatan, lalu periksa tanggal layanan, jarak tempuh, serta komponen yang diganti. Jika memungkinkan, verifikasi melalui bengkel resmi atau layanan pabrikan.

Fakta menarik dan bermanfaat

4. Kondisi mesin
Mesin adalah bagian vital yang harus diperiksa. Nyalakan kendaraan dalam kondisi mesin dingin, kemudian amati suara dan getaran. Periksa juga kondisi oli, radiator, dan selang. Jika tidak paham mesin, ajak teknisi berpengalaman untuk membantu.

5. Kondisi bodi dan bekas kecelakaan
Periksa bagian bodi untuk mendeteksi bekas perbaikan atau penyok. Periksa rangka dan kolong untuk melihat adanya tanda kerusakan akibat kecelakaan berat.

6. Pastikan tidak pernah terendam banjir
Mobil yang pernah terendam banjir bisa menyimpan masalah serius, terutama pada kelistrikan dan interior. Periksa kabin, karpet, dan dashboard untuk mendeteksi bekas air.

7. Periksa odometer
Odometer menunjukkan kilometer yang telah ditempuh. Namun, cocokkan dengan riwayat servis dan kondisi fisik mobil. Ketidaksesuaian bisa menandakan modifikasi ilegal pada odometer.

8. Cek ban, rem, dan kaki-kaki
Bagian kaki-kaki harus diperiksa secara menyeluruh, termasuk kondisi ban dan rem. Perhatikan suara aneh atau getaran saat uji jalan.

9. Lakukan test drive
Test drive adalah langkah penting sebelum membeli. Perhatikan respons mesin saat akselerasi dan bagaimana mobil berperilaku saat dijalankan di jalan.

Diolah dari laporan Antara – Ekonomi.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.