Connect with us

PERISTIWA

Air Waduk Jatigede Susut, Situs Bersejarah Muncul

Kondisi terkini Waduk Jatigede di Sumedang menunjukkan susutnya permukaan air yang memunculkan kembali situs bersejarah Astana Gede Cipaku.

Published

on

PANTAU24.com – Waduk Jatigede, yang terletak di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, merupakan waduk terbesar kedua di Indonesia, kini mengalami penurunan permukaan air secara signifikan. Kondisi ini berdampak pada terungkapnya sejumlah area yang sebelumnya terendam air. Salah satu situs yang kembali muncul adalah Astana Gede Cipaku, tempat makam Prabu Lembu Agung berada.

Menurunnya debit air Waduk Jatigede disebabkan oleh musim kemarau yang berkepanjangan, sehingga sejumlah area seperti Jalan Darmaraja-Wado yang biasanya berada di bawah permukaan air kini terlihat kembali. Fenomena ini menarik perhatian masyarakat setempat karena perubahan bentang alam yang cukup drastis.

Unggahan di Instagram oleh akun Infotisumedang pada Kamis (20/8/2026) menunjukkan perbedaan pemandangan yang terjadi akibat susutnya air waduk. Situs Astana Gede Cipaku yang merupakan tempat bersejarah, kembali dapat diakses setelah air menyusut.

Dengan kondisi seperti ini, masyarakat yang tinggal di sekitar waduk harus menghadapi tantangan akibat penurunan ketersediaan air. Selain faktor historis, munculnya kembali situs dan jalan tersebut menggarisbawahi dampak lingkungan yang tengah terjadi akibat kemarau panjang.

Penduduk sekitar berharap agar pemerintah dapat segera mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak yang muncul dari perubahan yang terjadi di Waduk Jatigede. Baik dari segi menjaga ketersediaan air maupun pelestarian situs bersejarah yang kemudian tampak.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.