Connect with us

PERISTIWA

El Nino 2026 Diprediksi Lebih Kuat, Produksi Padi dan Jagung Turun

Dampak El Nino 2026 lebih kuat dari tahun 2023, menyebabkan penurunan signifikan pada produksi padi dan jagung di Indonesia.

Published

on

PANTAU24.com – Dampak El Nino pada tahun 2026 diperkirakan lebih kuat dibanding tahun 2023 dan mulai memengaruhi produksi pangan di Indonesia. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), produksi padi dan jagung pada September 2026 mengalami penurunan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penurunan produksi padi bahkan diperkirakan akan berlanjut sampai akhir tahun.

BPS melaporkan bahwa luas panen padi pada September 2026 tercatat sebesar 0,91 juta hektare, turun 19,40% dibandingkan September 2025 yang mencapai 1,13 juta hektare. Sejalan dengan itu, produksi padi pada periode tersebut diperkirakan hanya mencapai 4,88 juta ton gabah kering giling (GKG), mengalami penurunan 18,29% dari 5,97 juta ton GKG pada tahun lalu.

Untuk produksi beras, BPS memperkirakan hanya mencapai 2,81 juta ton pada September 2026, juga turun 18,25% dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Secara kumulatif, luas panen padi sepanjang Januari hingga September 2026 adalah 9,24 juta hektare, turun 2,23% dari periode yang sama tahun lalu. Potensi luas panen pada Oktober-Desember 2026 diperkirakan 1,54 juta hektare, menyusut 17,75% dibandingkan tahun lalu.

Produksi jagung juga mengalami penurunan. BPS mencatat bahwa luas panen jagung pada September 2026 sebesar 0,21 juta hektare, turun 3,59% dari September 2025. Produksi jagung pipilan kering dengan kadar air 14% diprediksi hanya mencapai 1,30 juta ton, turun 6,46% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Walau demikian, produksi jagung secara kumulatif masih menunjukkan pertumbuhan positif sebesar 2,73% pada periode Januari-September 2026.

Kendati menghadapi tantangan dari El Nino yang lebih kuat, BPS mengungkapkan bahwa produksi padi hingga Agustus 2026 masih menunjukkan peningkatan meskipun tekanan diperkirakan akan terus berlanjut dalam tiga bulan ke depan.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.