PERISTIWA
Warga Ukraina: “Kami Kembali dari Neraka” Setelah Bertahun Hidup di Kota Terkepung
Pengungsi Ukraina dari Oleshky kembali ke negeri asal setelah bertahun-tahun hidup dalam keterasingan akibat konflik.
PANTAU24.com – Warga Ukraina yang berhasil keluar dari kota Oleshky yang dikuasai Rusia menggambarkan pengalaman mereka selama bertahun-tahun di sana sebagai “neraka”. Pada hari Sabtu, ratusan penduduk setempat dievakuasi melintasi Belarusia ke wilayah utara Ukraina, banyak dari mereka akhirnya dapat bertemu kembali dengan orang terkasih setelah bertahun-tahun berpisah.
Oleshky, yang dikuasai Rusia sejak invasi skala penuh pada Februari 2022, terletak di antara Sungai Dnipro dan pasukan Rusia. Pasangan Olha dan Viacheslav beserta anak-anak mereka yang sudah dewasa, memilih untuk tetap bertahan meski serangan terus meningkat, karena mencoba melarikan diri dinilai lebih berbahaya akibat ranjau dan serangan drone.
Pasangan ini, ketika persediaan menipis, mencoba mencari makanan dengan menerobos ladang ranjau. “Orang-orang menginjak ranjau, mati, dan luka-luka, semuanya demi bertahan hidup,” kata Olha kepada BBC. Banyak warga yang karena terlalu takut keluar, terpaksa memasak rumput liar untuk bertahan hidup.
Kondisi ini berubah saat gencatan senjata kemanusiaan, yang diinisiasi oleh Ibu Negara AS Melania Trump, memungkinkan evakuasi selama empat jam pada hari Jumat. Sekitar 750 orang dari 6.000 penduduk, termasuk 200 anak-anak di Oleshky, diberi kesempatan untuk meninggalkan wilayah tersebut dalam konvoi bus yang disediakan.
Banyak yang mengalami pertemuan emosional setelah tiba di Chernihiv. Mykhailo Palii, yang berpisah selama bertahun-tahun dengan putrinya, menyebut situasi di Oleshky “semakin memburuk”. Meski berhasil keluar, kekhawatiran mereka belum sepenuhnya hilang karena banyak yang masih tertinggal di sana. Kini, tantangan berikutnya bagi para pengungsi adalah menentukan langkah selanjutnya dalam hidup mereka.
Mykhailo berencana mencari pekerjaan demi menghidupi keluarganya. “Tidak ada pekerjaan yang tidak bisa saya lakukan. Menggali, menanam, membangun, bahkan menghancurkan,” ujarnya. Seperti ungkapan Olha, “Kalau kami berhasil bertahan di neraka, kami pasti bisa bertahan di sini.”
Diolah dari laporan BBC News.


You must be logged in to post a comment Login