PERISTIWA
Insiden di PN Pati Tegaskan Pentingnya Perlindungan Hakim
KY soroti insiden di PN Pati sebagai pengingat pentingnya perlindungan hakim. Dorong penerapan aturan keamanan.
PANTAU24.com – Insiden penyiraman air terhadap juru bicara Pengadilan Negeri (PN) Pati, Jawa Tengah, menjadi pengingat pentingnya perlindungan terhadap hakim. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Komisi Yudisial (KY), Anita Kadir, yang menekankan perlunya perlindungan lebih kuat bagi para hakim. Kejadian ini terjadi di tengah persidangan yang masih berlangsung hingga 16 Oktober mendatang.
KY mendorong penerapan efektif Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 5 dan 6 Tahun 2020 mengenai Sistem Pengamanan Pengadilan dan Persidangan. “KY memandang insiden ini sebagai pengingat untuk terus mendorong komitmen yang kuat dalam memberikan perlindungan terhadap hakim,” kata Anita dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.
Menanggapi insiden tersebut, KY telah berkomunikasi dengan pihak PN Pati untuk berkoordinasi terkait dugaan perbuatan yang merendahkan kehormatan hakim dan pengadilan (PMKH). KY berkomitmen memberikan perlindungan melalui tugas advokasi hakim untuk memastikan hakim dapat bekerja secara aman dan bebas dari tekanan.
Anita juga mengungkapkan keprihatinannya terkait tuduhan suap sebesar Rp1 miliar terhadap hakim, yang tergolong sebagai tindakan tidak pantas di pengadilan, serta mengancam integritas dan imparsialitas pengadilan. “KY mengajak publik turut berkontribusi dalam mewujudkan kekuasaan kehakiman yang merdeka dengan menjaga kehormatan dan keluhuran martabat hakim,” imbau Anita.
Insiden ini menjadi perhatian utama bagi KY dalam upaya menjaga independensi dan keamanan proses peradilan agar tidak terganggu oleh ancaman atau intimidasi.
Diolah dari laporan Antara – Top News.


You must be logged in to post a comment Login