Connect with us

PERISTIWA

Mendikdasmen Ungkap Strategi Atasi Kekurangan 464 Ribu Guru

Mendikdasmen Abdul Mu’ti jelaskan strategi pemerintah memenuhi kekurangan 464 ribu guru melalui seleksi CPNS bertahap hingga 2029.

Published

on

PANTAU24.com – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menguraikan rencana pemerintah untuk mengatasi defisit lebih dari 460 ribu guru di Indonesia. Dalam pertemuan di Jakarta Pusat, Selasa (22/9), Mu’ti menyebutkan bahwa diskusi intensif bersama Kementerian PANRB dan Kementerian Keuangan telah dilakukan guna menyelaraskan data mengenai kekurangan serta distribusi formasi guru di seluruh Tanah Air.

Mu’ti mengungkapkan bahwa roadmap atau peta jalan telah disusun untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi guru. “Terkait jumlah guru, itu sudah kami bahas dengan Kementerian PANRB juga Kementerian Keuangan. Jadi Insya Allah datanya itu sudah kami padankan dan sudah rapat berulang kali,” ujarnya.

Selain itu, Mu’ti menjelaskan bahwa pengisian formasi akan dilakukan secara bertahap mengingat jumlah 464 ribu guru yang diperlukan bersifat dinamis akibat pensiun guru tiap tahunnya. Rencananya, pemerintah akan mengangkat 30 persen dari kebutuhan guru pada tahun 2027, diikuti 30 persen lagi pada 2028, dan sisanya 40 persen pada 2029.

“Jadi nanti roadmap nya itu 2027, kami akan mengangkat 30% dari kebutuhan 464 itu, kemudian 30% lagi di tahun 2028 dan 2029 kami mengangkat 40%,” jelas Mu’ti. Seleksi CPNS formasi guru ini akan dibuka untuk guru honorer, guru PPPK, serta lulusan baru.

“Jadi kami terbuka tapi semuanya berbasis seleksi, sehingga yang disampaikan pimpinan InsyaAllah akan dapat bisa dipenuhi melalui seleksi terbuka tersebut,” tambahnya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.