PERISTIWA
Indonesia Open Woodball 2026 Dorong Kemajuan Atlet Muda
Indonesia Open Woodball 2026 di Bali hadirkan 155 atlet, buka peluang pembinaan atlet muda Indonesia.
PANTAU24.com – Penyelenggaraan 8th Aice Indonesia Open Woodball Championship 2026 di Lapangan Cricket Universitas Udayana, Bali, pada 18-22 Agustus 2026, menjadi peluang penting bagi perkembangan atlet woodball muda Indonesia. Kejuaraan ini diikuti oleh 155 atlet dari delapan negara, yakni Indonesia, Hong Kong, Taiwan, Tiongkok, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan India.
Ketua Umum Indonesian Woodball Association (PB IWBA), Aang Sunadji, menjelaskan bahwa turnamen Indonesia Open 2026 adalah bagian dari proses pembinaan dan regenerasi atlet. Kejuaraan tersebut memberikan kesempatan kepada atlet Indonesia, terutama talenta-talenta muda dari berbagai daerah, untuk mendapatkan pengalaman bertanding dan mengukur kemampuan menghadapi atlet internasional. “Kami sangat senang melihat perkembangan woodball Indonesia yang dari hari ke hari terus mengalami peningkatan. Bukan hanya dari sisi prestasi, tetapi juga regenerasi atlet. Semakin banyak atlet muda dari daerah yang muncul dan mampu bersaing di level nasional maupun internasional,” ucap Aang.
Pada Kejuaraan Dunia Woodball 2026 di Perlis, Malaysia, Zukhfura Jasminne Verinda meraih medali emas dalam kategori youth, menandai keberhasilan perkembangan atlet muda Indonesia pada level internasional. Aang menambahkan, “Prestasi Jasmine di Kejuaraan Dunia Woodball di Malaysia menjadi salah satu contoh bahwa regenerasi yang kita bangun mulai memberikan hasil. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan ruang kompetisi dan pembinaan bagi atlet-atlet muda dari daerah.”
Menurut Aang, konsistensi kompetisi internasional penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan sekaligus memberikan target prestasi bagi atlet Indonesia. IWBA berharap woodball dapat lebih konsisten dipertandingkan dalam multievent internasional untuk menguatkan jalur pembinaan dan prestasi atlet hingga level tertinggi. “Harapan kami, woodball terus berkembang dan semakin konsisten hadir di multievent internasional. Dengan begitu, pembinaan dan regenerasi dapat berjalan berkelanjutan, serta Indonesia memiliki lebih banyak kesempatan mencetak prestasi di tingkat dunia,” kata Aang.
Penyelenggaraan 8th Aice Indonesia Open Woodball Championship 2026 juga memperkenalkan woodball sebagai olahraga yang berpotensi besar untuk berkembang di Indonesia. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan munculnya atlet muda, IWBA optimistis bahwa kualitas dan prestasi woodball Indonesia bisa meningkat di tingkat nasional, Asia, hingga dunia. Dukungan juga terlihat dengan kerjasama Aice, yang sebelumnya mendukung Kejuaraan Piala Asia Woodball dan 7th Aice Indonesia Open Woodball Championship 2025 di Bogor. “Aice bangga dapat menjadi bagian dari perjalanan perkembangan woodball di Indonesia. Aice percaya prestasi lahir dari pembinaan yang konsisten dan ekosistem olahraga yang terus tumbuh,” kata Senior Brand Manager Aice Group, Sylvana.
Diolah dari laporan Media Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login