Connect with us

PERISTIWA

DPR Minta BPS Selesaikan Masalah Data Desil dalam 2 Minggu

DPR menugaskan BPS untuk memperbaiki masalah data desil dalam 14 hari guna meningkatkan akurasi kebijakan nasional.

Published

on

PANTAU24.com – Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) meminta Badan Pusat Statistik (BPS) segera menyelesaikan masalah pembagian data desil dalam waktu dua minggu. Hal ini dikarenakan data tersebut dianggap tidak sesuai dengan kondisi nyata masyarakat dan menimbulkan keresahan di publik.

Wakil Ketua Komisi X, Lalu Hadrian Irfani, memberikan pengarahan kepada BPS untuk meningkatkan akurasi dan kualitas dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Masalah utama yang disorot adalah mengenai klasifikasi desil yang digunakan sebagai dasar kebijakan pembangunan, termasuk program pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial.

“Kami memberikan catatan bahwa BPS RI perlu meningkatkan akurasi dan kualitas DTSEN secara berkelanjutan sebagai basis perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kebijakan pembangunan, terutama kebijakan yang menggunakan klasifikasi desil sebagai dasar penetapan sasaran dan penerima manfaat program, termasuk program penanggulangan kemiskinan dan perlindungan sosial,” ungkap Lalu dalam pembukaan rapat kerja.

Pada rapat kerja dengan BPS, disepakati akan dilakukan perbaikan terhadap data desil, terutama terkait data pendidikan untuk menentukan penerima beasiswa. DPR menetapkan tenggat waktu maksimal dua minggu untuk menyelesaikan masalah ini.

Selain itu, DPR meminta BPS menjelaskan kepada publik mengenai sumber daya yang digunakan dalam menentukan desil dan mempercepat tanggapan atas sanggahan masyarakat terkait ketidaksesuaian data, mengingat hal ini mempengaruhi penyaluran bantuan kepada masyarakat.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.