Connect with us

PERISTIWA

Polda Metro Jaya Tetapkan 45 Tersangka Pasca Kerusuhan Unjuk Rasa di DPR

Polda Metro Jaya tetapkan 45 tersangka terkait kerusuhan usai unjuk rasa di DPR/MPR Jakarta.

Published

on

PANTAU24.com – Polda Metro Jaya menetapkan 45 orang sebagai tersangka dalam kerusuhan yang terjadi setelah unjuk rasa di sekitar gedung DPR/MPR, Jakarta, pada Kamis (27/8). Unjuk rasa tersebut menuntut pemberantasan korupsi dan pengesahan RUU Perampasan Aset.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Iman Imannudin menjelaskan, hasil pemeriksaan dan proses penyidikan mengidentifikasi pelaku berdasarkan enam klaster peran. “Berdasarkan alat bukti dan saksi dalam proses penyidikan, saat ini kami sudah menetapkan 45 orang sebagai tersangka perusakan dan penganiayaan, serta tiga sebagai tersangka penyalahgunaan senjata tajam,” kata Iman dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Iman merinci, klaster pertama adalah kelompok anak di bawah umur, sebanyak 153 orang yang telah diserahkan ke Subdit Perlindungan Perempuan dan Anak serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (PPA dan TPPO) Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk pendalaman lebih lanjut. “Kelompok anak tersebut terdiri atas 25 anak putus sekolah, dengan tiga anak di antaranya berjenis kelamin perempuan,” jelasnya.

Klaster kedua meliputi 91 orang dewasa yang kategori pelanggar biasa, sedangkan klaster ketiga merupakan 71 orang yang diduga melakukan perusakan fasilitas umum dan penganiayaan, dengan 45 orang sudah berstatus tersangka. Sementara klaster keempat adalah tiga orang yang membawa senjata tajam saat kerusuhan dan semuanya ditetapkan sebagai tersangka.

Penyidik menemukan klaster kelima, peran penggerak dan penyandang dana, serta klaster keenam yang merekrut massa untuk kerusuhan. Iman menekankan bahwa kepolisian tidak mentoleransi tindakan yang mengganggu ketertiban umum dan mengimbau masyarakat tidak terprovokasi informasi tak terverifikasi.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Antara – Top News.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.