PERISTIWA
Kemlu RI Perbarui Kondisi ABK WNI di Yaman Usai Serangan
Kemlu RI terus memantau kondisi ABK WNI dari MV Tihamah yang diserang di Yaman, dengan dua ABK selamat dan satu masih hilang.
PANTAU24.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memberikan pembaruan mengenai kondisi tiga anak buah kapal (ABK) WNI dari kapal MV Tihamah yang mengalami serangan di perairan Bab al-Mandab, Yaman. Dua ABK yang selamat telah dipindahkan ke rumah sakit di Aden, sedangkan satu ABK lainnya masih dalam pencarian.
Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa kedua ABK WNI yang selamat telah dipindahkan dari Rumah Sakit 2 Desember ke Rumah Sakit Prince MBS di Kota Aden pada tanggal 18 Agustus 2026. Pemindahan ini dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keamanan.
“Tim KBRI Muscat sudah berada di Aden untuk memfasilitasi pemulangan kedua WNI ke tanah air dalam waktu dekat,” kata Heni dalam press briefing Kemlu RI pada Kamis (20/8/2026).
Sementara itu, proses pencarian terhadap satu ABK WNI yang masih hilang terus dilakukan oleh otoritas setempat dengan dukungan tim KBRI. Heni menegaskan bahwa belum ada batas waktu penghentian pencarian yang ditetapkan oleh otoritas Yaman. “Otoritas setempat menegaskan bahwa proses pencarian masih terus berlangsung dan belum menetapkan batas waktu penghentian,” ujarnya.
Pemerintah Indonesia memastikan proses penanganan dan pemulangan terus dipantau hingga kedua WNI yang selamat dapat kembali ke Indonesia. Serangan terhadap MV Tihamah di jalur strategis Bab al-Mandab ini menimbulkan perhatian serius dari pemerintah mengingat keterlibatan WNI sebagai awak kapal.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login