PERISTIWA
Eksplorasi Kaleici: Gereja yang Berubah Menjadi Masjid di Kota Tua Antalya
Kota tua Kaleici di Antalya, Turki menyimpan sejarah gereja yang kini menjadi masjid.
PANTAU24.com – Antalya, kota di pesisir selatan Turki, memiliki kawasan kota tua bernama Kaleici yang menawarkan sejarah unik. Di wilayah ini, terdapat sebuah bangunan yang semula merupakan gereja, kemudian beralih fungsi menjadi masjid pada abad ke-5 dan ke-6. Menariknya, pada tahun 1931, bangunan ini sempat kembali menjadi gereja sebelum akhirnya difungsikan kembali sebagai masjid hingga kini.
Detikcom berkesempatan untuk menjelajahi Kaleici saat meliput konferensi iklim COP31 PBB yang berlangsung pada 9-20 November 2026. Bersama rombongan Kementerian Lingkungan Hidup, detikcom menyusuri kawasan ini yang mayoritas menggunakan transportasi publik bus untuk mobilitas sehari-hari, serupa dengan sistem Transjakarta.
Salah satu pintu gerbang utama ke Kaleici adalah Hadrian’s Gate. Dibangun untuk menghormati kunjungan Kaisar Hadrian ke Antalya, gerbang ini mencerminkan desain khas era Romawi. Di dalam Kaleici, pengunjung dapat menemukan lorong-lorong yang dipenuhi toko suvenir, kafe, dan restoran seafood, serta Masjid Kesik Minare—bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu perubahan fungsi dari gereja ke masjid.
Di sekitar Masjid Kesik Minare, suasana otentik ditambah dengan keberadaan batuan sejarah menjadikan area ini serupa museum terbuka. Area ini juga kaya akan penginapan dan kerajinan lokal yang ditawarkan kepada turis. Di ujung perjalanan mengelilingi Kaleici, pengunjung akan disambut pemandangan laut dan tebing yang memesona, waktu terbaik mengunjungi tempat ini adalah sore hari untuk menikmati matahari terbenam.
Sepanjang pesisir tebing juga terdapat Hidirlik Tower, sebuah monumen yang awalnya berfungsi sebagai menara pertahanan. Sebagai tambahan informasi, Turki merupakan salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Indonesia dan mayoritas penduduknya adalah Muslim, menjadikan masjid sebagai pemandangan umum. Antalya kaya akan sejarah Romawi dengan banyak kucing yang berkeliaran di jalan-jalan. Dalam konferensi COP31, delegasi Indonesia dipimpin Hashim Djojohadikusumo dengan fokus mengusung pesan swasembada pangan tanpa membuka hutan baru.
Diolah dari laporan Detik – Berita.


You must be logged in to post a comment Login