PERISTIWA
Ojol di Palembang Meninggal Akibat Sesak Nafas Terkait Kabut Asap
Pengemudi ojek online di Palembang meninggal setelah mengalami sesak nafas, diduga akibat kabut asap yang menyelimuti daerah tersebut.
PANTAU24.com – Seorang pengemudi ojek online bernama Ardiansyah (41) meninggal dunia setelah mengalami sesak nafas di Palembang. Keluarganya menduga kondisi tersebut berkaitan dengan paparan kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah Sumatera Selatan selama hampir dua bulan terakhir.
Kabupaten Sumatera Selatan, yang selama ini diselimuti kabut asap, mencatatkan satu korban jiwa di antara warganya. Istri almarhum, Rita Yunita, mengungkapkan bahwa suaminya memang memiliki riwayat asma. Sejak kabut asap mulai menyelimuti, Ardiansyah lebih sering mengalami batuk dan sesak nafas, terutama setelah beraktivitas di luar rumah.
“Kalau dia sudah selesai kerja jadi driver dan aktivitas di luar, waktu dia pulang sering batuk, sering sesak,” kata Rita, Sabtu (3/10) dikutip dari detikSumbagsel.
Selama kesehariannya, sebagai pengemudi ojek online, Ardiansyah menghabiskan sekitar sembilan jam di luar rumah, sehingga paparan terhadap kabut asap tidak dapat dihindari. Meskipun aktivitas luar ruangan dikurangi sejak kabut asap memburuk, pada pagi sebelum meninggal, kondisi sesaknya kambuh kembali.
Keadaan udara Palembang saat itu sangat buruk. Rita menceritakan bahwa setelah Ardiansyah mengeluhkan kesulitan bernapas akibat pekatnya asap, keluarga langsung membawa Ardiansyah ke rumah sakit. Meski sempat mendapat penanganan intensif di IGD RS Bari, nyawanya tidak tertolong.
Selain Ardiansyah, kabut asap ini juga mengganggu sejumlah penerbangan di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II. General Manager Ahmad Syaugi Sahab mengkonfirmasi terdapat delapan penerbangan yang terganggu akibat rendahnya jarak pandang.
Diolah dari laporan CNN Indonesia – Nasional.


You must be logged in to post a comment Login