Connect with us

PERISTIWA

Tim Undip Dorong Warga Senggi Olah Pangan Lokal untuk Cegah Stunting

Tim Undip ajak warga Senggi, Papua, olah sagu, petatas jadi makanan bergizi cegah stunting.

Published

on

PANTAU24.com – Tim Ekspedisi Patriot dari Universitas Diponegoro (TEP Undip) menggandeng masyarakat di Kawasan Transmigrasi Senggi, Kabupaten Keerom, Papua, untuk mengolah bahan pangan lokal menjadi makanan bergizi. Program yang dinamakan Sagu Sapa (Sajian Gizi Unggul, Lestarikan Pangan Lokal) tersebut bertujuan mendukung pemenuhan gizi dan pencegahan stunting di wilayah tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan di Aula UPTD Puskesmas Senggi pada Sabtu, 12 September, dan diikuti oleh 21 peserta, yang terdiri dari kader Posyandu, Posbindu, Malaria, dan pelaku UMKM. Para peserta diberikan workshop serta pelatihan langsung mengenai pengolahan bahan pangan setempat seperti pisang, keladi, petatas, dan sagu menjadi produk inovatif.

Di antara produk yang dihasilkan dalam program ini adalah Sapa Boladi berupa bolu keladi, Sapa Bronana berupa brownies pisang, Sapa Kita berupa cookies petatas, dan Sapa Sagara berupa cookies sagu dan gula merah. Peserta dibagi dalam lima kelompok untuk mempraktekkan langsung pengolahan bahan pangan tersebut.

Ketua Tim 4 Ekspedisi Patriot Undip, Diana Nur Afifah, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar manfaatnya tidak berhenti begitu pelatihan usai. “Para kader diharapkan dapat menjadi penggerak yang meneruskan pengetahuan dan keterampilan ini kepada keluarga dan masyarakat, sementara pelaku UMKM dapat mengambil peran dalam mengembangkan inovasi pangan lokal menjadi produk yang layak dipasarkan,” ujar Diana dalam keterangan tertulis, Jumat, 25 September 2026.

Peserta pelatihan, Mama Mery, menyatakan bahwa program ini membuka cara pandang baru bagi masyarakat Senggi terhadap pemanfaatan bahan pangan lokal. “Mungkin selama ini kami mengolahnya seadanya saja. Kami sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini karena bisa menambah ilmu baru. Mudah-mudahan apa yang kami dapat bisa kami bagikan lagi kepada saudara atau teman-teman yang juga berminat,” katanya.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Detik – Berita.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.