PERISTIWA
Topan Dujuan Sebabkan Dua Korban Jiwa, Hampir 2 Juta Warga Jepang Diimbau Mengungsi
Topan Dujuan mengancam Jepang, menewaskan dua orang dan memicu imbauan pengungsian bagi hampir dua juta warga.
PANTAU24.com – Hampir dua juta warga Jepang diimbau untuk mengungsi setelah Topan Dujuan menerjang sejumlah prefektur dengan membawa angin kencang dan hujan lebat. NHK, lembaga penyiaran publik Jepang, melaporkan bahwa badai ini telah menyebabkan dua orang meninggal dunia dan empat orang dinyatakan hilang.
Topan ini membawa angin dengan kecepatan konstan mencapai 130 km/jam dan hembusan maksimum hingga 194 km/jam, mengakibatkan pemadaman listrik yang mempengaruhi lebih dari 50.000 warga. Selain itu, ratusan penerbangan dan layanan kereta api harus dihentikan sementara, serta berbagai kegiatan publik terpaksa dibatalkan.
Insiden fatal dilaporkan di beberapa tempat. Di Kota Yokosuka, seorang wanita berusia 60-an meninggal dunia setelah tertimbun material longsor, sementara di Prefektur Chiba, seorang pekerja berusia 50-an terjebak dan meninggal usai jatuh ke rumpun bambu. Laporan tentang rumah yang hancur karena longsor juga terjadi di Prefektur Kanagawa.
Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, menyampaikan duka cita mendalam bagi korban meninggal dan memastikan kesiapan pemerintah dalam merespons bencana ini. Di lain sisi, topan yang merupakan yang ke-25 melanda Jepang tahun ini, dipicu oleh fenomena ‘super El Niño’ yang meningkatkan intensitas badai.
Topan Dujuan yang masih bergerak ke arah utara di pesisir Pasifik, terus berpotensi membawa ancaman banjir dan longsor lebih lanjut. Otoritas setempat mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan memantau informasi cuaca terkini.
Diolah dari laporan Media Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login