PERISTIWA
Pemerintah India Evakuasi Warga Jelang Siklon Arnab
Ribuan warga dievakuasi di India akibat Siklon Arnab yang diprediksi bawa cuaca ekstrem hingga Nepal.
PANTAU24.com – Ribuan warga di sepanjang pesisir timur India dievakuasi menjelang datangnya Siklon Arnab, yang diperkirakan membawa hujan lebat dan angin kencang serta berpotensi memicu badai salju di Nepal. Ribuan orang dipindahkan dari daerah ini untuk mengantisipasi kedatangan siklon yang diramalkan mendarat pada Rabu (28/10/2026). Di Andhra Pradesh, pemerintah setempat telah mengevakuasi hampir 50.000 orang.
Badan meteorologi India melaporkan peningkatan intensitas Siklon Arnab sejak Senin (26/10/2026). Badai tersebut diperkirakan mencapai wilayah pesisir Andhra Pradesh pada Rabu pagi, memberikan dampak berupa hujan deras dan angin kencang di negara bagian tersebut serta Odisha. Hingga saat ini, telah disiapkan tempat penampungan untuk sekitar 400.000 orang yang berpotensi terkena dampak.
Sementara di Odisha, meskipun belum ada evakuasi, pemerintah setempat telah menutup sekolah dan perguruan tinggi di lima distrik pada Selasa dan Rabu. Setidaknya 12 perjalanan kereta telah dibatalkan di wilayah timur India, dan lebih dari 53 rute kereta di sepanjang pantai selatan dihentikan sementara selama dua hari guna mengantisipasi cuaca buruk.
Di Nepal, otoritas mengeluarkan peringatan kepada wisatawan agar menjauhi pegunungan tinggi karena ancaman badai ini bisa memicu hujan deras, badai salju, serta longsoran salju di wilayah Himalaya. Kondisi cuaca diprediksi berlaku mulai Kamis malam hingga Sabtu (31/10/2026).
Peringatan tersebut sangat diperhatikan mengingat Nepal masih dalam proses pemulihan dari banjir bandang pada Agustus lalu yang menewaskan sekitar 1.500 orang. Wilayah Teluk Benggala dikenal sebagai salah satu area utama pembentukan siklon tropis, membuat pesisir timur India sangat rentan terhadap cuaca ekstrem berkaitan dengan aktivitas laut.
Diolah dari laporan CNBC Indonesia – News.


You must be logged in to post a comment Login