Connect with us

PERISTIWA

Dugaan Asmara di Balik Upaya Bunuh Diri Mahasiswa FK UB

Mahasiswa FK UB diduga mencoba bunuh diri karena masalah asmara. Dikonfirmasi oleh Kapolsek Lowokwaru dan Kepala Program Studi Kedokteran Umum FK UB.

Published

on

PANTAU24.com – Upaya bunuh diri seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) diduga dipicu oleh masalah asmara. Mahasiswa yang bersangkutan mengalami permasalahan dengan kekasihnya, sebagaimana diungkapkan oleh Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara dan keterangan dari beberapa saksi, mahasiswa tersebut tengah terlibat cekcok dengan pacarnya.

Anang Tri Hananta menjelaskan bahwa penyebab utama tindakan nekat mahasiswa tersebut berasal dari perselisihan dengan kekasihnya yang diduga berselingkuh dengan orang lain. Informasi ini terungkap dari investigasi dan percakapan WhatsApp keduanya. “Ada masalah dengan pacarnya, karena punya pacar lain. Ini terungkap dari pemeriksaan dan bukti chat teman-temannya,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, aksi mahasiswa itu sempat terekam CCTV gedung. Beberapa mahasiswa lain, termasuk kekasihnya, berusaha mencegah tindakannya. “Jadi saat itu ada saksi yang sempat berusaha mencegah, meneriaki agar tidak meloncat, termasuk pacarnya berusaha untuk mencegah,” jelas Anang.

Setelah upaya bunuh diri terjadi, seorang saksi bernama DST (48) yang berada di lokasi kejadian mendengar suara benda jatuh. Ketika diperiksa, ternyata mahasiswa tersebut telah terjatuh di area parkiran dengan kondisi sadar namun lemas. Ia segera dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk penanganan medis.

Kepala Program Studi Kedokteran Umum FK UB, dr. Hanif, menyatakan bahwa mahasiswa tersebut memiliki prestasi akademik yang baik dengan IPK 3,8 dan tidak mengalami kesulitan dalam pendidikan. Ia juga menekankan bahwa tidak ditemukan adanya indikasi tekanan atau bullying terhadap mahasiswa tersebut di lingkungan akademik.

Fakta menarik dan bermanfaat

Diolah dari laporan Kumparan.

⚠️ Disclaimer: Disclaimer: Konten ini dihasilkan secara otomatis dengan pengerjaan sebagian melibatkan bantuan AI. Mohon untuk memverifikasi kembali data dan informasi yang tercantum.
Click to comment

You must be logged in to post a comment Login

Leave a Reply