PERISTIWA
PM Islandia Kritik Trump Terkait Gurauan Kedaulatan
PM Islandia kritik Trump yang bercanda soal kedaulatan negaranya dalam unggahan media sosial.
PANTAU24.com – Perdana Menteri Islandia Kristrun Frostadottir menyatakan kekecewaannya terhadap unggahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di media sosial yang menampilkan wilayah Islandia sebagai bagian dari Amerika Serikat. Dalam sebuah konferensi pers yang disiarkan oleh televisi nasional RUV pada Selasa, Frostadottir mengatakan, “Menurut saya, nuansa dari apa yang kita lihat saat ini sangat absurd.”
Frostadottir menegaskan bahwa tidak ada yang pantas dari membuat gurauan tentang kedaulatan negara, terutama dalam situasi saat ini di mana kedaulatan merupakan hal yang serius. Peta yang diunggah Trump menunjukkan wilayah Amerika Serikat, Kanada, Greenland, Islandia, Meksiko, serta seluruh kawasan Amerika Tengah dan Karibia diselimuti corak bendera AS dan diberi keterangan “Amerika Serikat”, seolah-olah seluruhnya merupakan bagian dari AS.
“Tak ada yang lucu atau normal soal membuat gurauan tentang kedaulatan negara, khususnya hari ini, di mana kedaulatan tidak bisa dianggap remeh,” kata Frostadottir. Ia juga menyebut kiriman Trump itu sebagai “hinaan” dan menyatakan bahwa Kementerian Luar Negeri Islandia telah melayangkan protes kepada Duta Besar AS.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Luar Negeri Islandia Thorgedur Katrin Gunnarsdottir menyatakan dukungan Islandia terhadap Greenland dan menegaskan bahwa Reykjavik akan terus bersama rakyat Greenland. Meski demikian, Islandia ingin tetap menjaga hubungan kerja sama dengan Amerika Serikat dalam berbagai bidang seperti perdagangan dan pertahanan.
Frostadottir menekankan bahwa meskipun terdapat ketegangan akibat unggahan tersebut, Islandia tidak mengalami masalah lain dalam hubungan bilateralnya dengan AS. Namun, ia sepakat bahwa kiriman Presiden Trump itu tidak boleh diremehkan.
Diolah dari laporan Antara – Top News.


You must be logged in to post a comment Login