PERISTIWA
AS Pulangkan Pesawat Pembom dari Inggris Usai Ancaman Teror Iran
AS memulangkan pesawat pembom dari Inggris setelah ancaman teroris terkait Iran muncul.
PANTAU24.com – Amerika Serikat memulangkan kembali seluruh pesawat pembom jarak jauh mereka dari Inggris ke pangkalan asal di AS menyusul ancaman baru yang mencuat. Langkah tersebut diambil beberapa hari setelah Inggris menangkap sejumlah individu yang diduga terlibat dalam plot teror terkait Iran, yang menargetkan pangkalan udara tempat pesawat-pesawat tersebut disiagakan.
Seorang pejabat dari Departemen Pertahanan AS mengonfirmasi kepada CNN mengenai pemulangan armada tersebut. “Kami dapat mengonfirmasi sekarang bahwa semua pembom AS yang ditugaskan ke RAF Fairford telah dikembalikan ke pangkalan asal mereka di Amerika Serikat,” ujarnya tanpa elaborasi lebih lanjut tentang alasan spesifik pemindahan itu.
Pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) di Fairford selama ini menjadi lokasi penempatan pesawat pembom B-1 AS dalam kampanye perang melawan Iran. Pangkalan ini juga difungsikan sebagai basis operasi depan bagi Komando Serangan Global AS yang mengelola serangan jarak jauh.
Relokasi pesawat dilakukan di tengah penyelidikan atas dugaan plot teror yang mencakup penangkapan lima pria oleh kepolisian Inggris pada 27 September. Kelima pria tersebut dicurigai melakukan pelanggaran terorisme dan kepemilikan bahan peledak, walaupun kemudian mereka dibebaskan dengan jaminan, karena tidak ditemukan bahan peledak di lokasi.
Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris, Andy Burnham, menyatakan adanya “indikasi kuat” tentang keterlibatan Iran dalam kejadian ini. Sementara pemerintah Iran membantah tuduhan tersebut dan telah memanggil Duta Besar Inggris untuk menyampaikan keberatan mereka.
Diolah dari laporan Media Indonesia.


You must be logged in to post a comment Login